Akhir Juli lalu, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menggelar wisuda. Wisuda Angkatan 39 ini menjadi terasa istimewa lantaran jumlah peserta dalam wisuda itu mencapai 800 orang. Jumla terbesar dalam sejarah wisuda di UNIDA.
Sekretaris Rektor UNIDA Khairul Ummam menjelaskan wisuda kali ini merupakan wisuda dengan jumlah peserta terbanyak jika dibandingkan dengan wisuda-wisuda sebelumnya. Tidak hanya itu, wisuda kali ini juga diikuti oleh dua peserta dari Program Doktoral Aqidah dan Filsafat Islam dan 87 peserta dari Pascasarjana atau Program Magister, yang terdiri dari 27 peserta Magister Pendidikan Bahasa Arab, 39 Magister Aqidah dan Filsafat Islam, dan 21 Magister Hukum Ekonomi Syariah.
“Jadi wisuda kali ini lengkap karena ada S3-nya,” jelasnya kepada Majalah Gontor.
Pada kesempatan kali ini UNIDA juga mewisuda 713 sarjana. Rinciannya: 178 dari Fakultas Ushuluddin, 144 Fakultas Tarbiyah, 100 Fakultas Syariah, 144 Fakultas Ekonomi Manejemen (FEM), 87 Fakultas Humaniora, 62 Fakultas Ilmu Kesehatan, dan 28 peserta dari Fakultas Sainstek.
Ummam menjelaskan, setiap tahun UNIDA menggelar wisuda sebanyak dua kali dengan tempat yang berbeda. Gelombang pertama diselenggarakan di Pondok Modern Darussalam Gontor 1 dan gelombang kedua dilaksanakan di Kampus UNIDA Siman, Ponorogo, Jawa Timur. Untuk wisuda yang berlangsung akhir Juli itu merupakan wisuda gelombang pertama yang pelaksanaannya di Pondok Modern Darussalam Gontor 1.
“Wisuda diselenggarakan di aula Pondok Gontor 1 sedangkan untuk orang tua ataupun keluarga peserta wisuda tetap mengikuti wisuda secara online di Kampus UNIDA,” jelasnya.
Menurut Ummam, lokasi berbeda antara peserta wisuda dengan orang tua, lantaran saat ini, Pondok Gontor belum bisa menerima kunjungan wali santri. Sehingga, orang tua maupun keluarga yang mendampingi para wisudawan/wisudawati hanya bisa menyaksikan secara online dari Kampus UNIDA. Setelah prosesi wisuda selesai, maka para wisudawan/wisudawati diminta untuk menuju kampus dan menemui orangtua maupun keluarga dan menggelar acara ramah tamah.
Dalam agenda wisuda, lanjut Ummam, UNIDA menghadirkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Dyah Sawitri SE, MM dan juga dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Gontor, Rektor UNIDA beserta jajaran rektorat dan jajaran dekanat.
Dalam sambutannya, kata Ummam, Rektor UNIDA Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi, MA, MEd, MPhil menyampaikan bahwa UNIDA mendidik mahasiswa selama 24 jam dengan sistem asrama seperti di pesantren. Sehingga pembelajaran, baik secara akademik maupun nonakademik dapat dilakukan secara totalitas.
Dalam agenda wisuda, jelas Ummam, terdapat wisudawan/wisudawati dengan nominasi istimewa, di antaranya wisudawan/wisudawati dengan skripsi terbaik ada sebanyak 19 orang dari berbagai fakultas. Kemudian wisudawan/wisudawati dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebanyak dua orang dari Fakultas Tarbiyah dan Pascasarjana. Lalu wisudawan/wisudawati dengan masa studi tercepat juga sebanyak dua orang dari Fakultas Humaniora dan Pascasarjana dan dengan masa studi terlama sebanyak dua orang juga yaitu dari Tarbiyah dan Pascasarjana.[] Devi Lusianawati






















