Wahyu Andriyanto, alumnus MTs Negeri Bantul Kota tahun 2005, mengirim beberapa foto tengah bertugas menjadi prajurit Indonesia dalam misi perdamaian di Sudan, Afrika Utara. Melalui foto-foto tersebut, Wahyu mengabarkan bahwa dirinya tengah bersama-sama masyarakat Muslim Sudan dan berkomunikasi serta bersosialisasi dengan baik di sana. Wahyu, putra Sagiyo, ini terpilih menjadi salah satu dari sekian banyak tentara yang dikirim ke luar negeri dalam misi perdamaian. Ia berada di Sudan sejak Maret 2016 dan akan berakhir bulan April 2017 nanti.
Menurut teman sekelasnya, Swari Putri, Wahyu termasuk siswa yang tidak banyak biara. “Ia berbicara seperlunya saja. Di kelas IIIC dulu, kemampuan akademiknya juga biasa-biasa saja,” ujar Swari Putri seperti dilansir kemenag.go.id.
“Namun kegigihan dan militansinya dalam berjuang mengejar cita-citanya menjadi tentara memang patut diacungi jempol,” imbuhnya.
Sementara menurut wali kelasnya, Rr Sri Dwi Astuti SPd, di kelas IIIC Wahyu termasuk siswa yang menyenangkan. “Wahyu tipikal anak santun, ia juga tidak memiliki catatan buruk selama belajar di madrasah,” kenangnya..
MTs Negeri Bantul Kota, menurut Wahyu sendiri, adalah tempat pendidikan yang mampu menginspirasi dirinya untuk melatih kemampuannya sehingga dapat terasah seperti sekarang ini. “Saya berharap adik-adik kelas belajar lebih giat, sebab guru-guru di madrasah sangat berkompeten mengantarkan anak didiknya berprestasi dalam kehidupan nyata,” ujar Wahu dalam pesan yang diterima madrasah, Rabu (11/1).
Pada Januari ini Wahyu akan merayakan ulang tahunnya yang ke-27, tepatnya Jumat, 13 Januari ini. Wahyu tergabung menjadi prajurit TNI AD sejak tahun 2010 dan bertugas di kesatuan Yonif 623/BWU Kalimantan Selatan. Berkat kemampuannya yang lolos seleksi, akhirnya Wahyu turut serta sebagai Pasukan Perdamaian TNI yang bertugas di luar negeri.
Selamat bertugas Duta RI, semoga Allah SWT selalu melindungimu, Aamiin. [Yuzaq Ardian/Al Hafidh]





















