Washington, Gontornews –Tahun ini sejumlah umat Muslim tercatat mencalonkan diri untuk maju sebagai pejabat politik setelah serangan 11 September 2001. Lebih dari 90 orang Muslim mencalonkan diri untuk jabatan politik pada tahun ini 2018. Salah satunya Rashida Tlaib. Uniknya, Rashida Tlaib yang merupakan Wanita Amerika keturunan Palestina ini menang tipis mengalahkan Brenda Jones, Presiden Dewan Kota Detroit, dalam pemilihan awal partai Demokrat di negara bagian itu dan ia akan melaju menjadi wanita Muslim pertama di Kongres AS. Demikian kantor berita Anadolu Agency pada hari ini, Kamis (9/8) memberitakan.
Diberitakan Anadolu, mantan anggota legistlatif Negara Bagian Michigan itu memenangkan kursi kongres untuk Distrik 13 Michigan setelah politisi John Conyers mengundurkan diri tiba-tiba setelah mendapat tuduhan pelecehan seksual, yang kemudian meninggalkan kursi kosong. Pengunduran diri ini memaksa diadakannya pemilihan khusus untuk memutuskan siapa yang akan mengisi sisa masa jabatan Conyers. Tlaib dihadapkan dengan Brenda Jones, Bill Wild, dan Ian Conyers, keponakan John Conyers. Persaingan pada Selasa malam itu begitu sengit dan terjadi penghitungan ulang dalam prosesnya.
Meskipun demikian, Tlaib mungkin akan melaju tanpa perlawanan dalam pemilihan pada bulan November dan akan mulai duduk di kursinya pada bulan Januari. “Anda tidak perlu menjual. Anda tidak perlu mengubah siapa Anda untuk mencalonkan diri,” kata Tlaib yang emosional dalam pidato kemenangannya. “Inilah jawabannya. Ini adalah kita.”
Setelah menjabat enam tahun di badan legislatif negara bagian, dalam kampanyenya Tlaib mendukung upah minimum USD15, biaya kuliah gratis, dan menghentikan subsidi bagi korporat. Sebagai seorang keturunan Palestina, Tlaib juga telah menjadi advokat untuk hak-hak Palestina dan merupakan pengkritik yang blak-blakan terhadap Presiden Donald Trump. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















