Jenewa, Gontornews — Badan kesehatan dunia, WHO, Rabu (18/8/2021), mengatakan bahwa dunia belum membutuhkan suntikan vaksin Covid-19 penguat atau booster. Sebaliknya, WHO menyarankan bahwa dunia harus memberikan vaksin kepada kelompok paling rentan sebelum negara berpenghasilan tinggi melakukan booster.
Pernyataan ini muncul stelah pemerintah Amerika Serikat berencana untuk memberikan suntikan booster kepada warganya secara luas. Amerika Serikat sedang menghadapi lonjakan infeksi akibat varian Delta yang sangat menular.
Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, menegaskan bahwa dunia belum membutuhkan suntikan vaksin Covid-19 booster.
“Kami yakin dengan jelas bahwa berdasarkan data hari ini belum menunjukkan bahwa booster diperlukan,” ungkap Swaminathan sebagaimana dilansir Reuters.
“Kami membutuhkan penelitian lebih lanjut,” sambungnya.
Sementara itu, penasihat senior WHO, Bruce Aylward, mengkritik negara-negara berpenghasilan tinggi yang menggunakan vaksin secara berlebihan.
“Ada cukup vaksin di seluruh dunia. Tetapi, vaksin itu tidak dikirim ke tempat yang tepat dalam urutan yang benar,” papar Aylward.
Ia pun meminta negara-negara tersebut memprioritaskan pemberian dua dosis vaksin bagi kelompok rentan dari seluruh dunia sebelum memberikan dosis tambahan. “Kami masih sangat jauh mencapai hal tersebut,” pungkas Aylward. [Mohamad Deny Irawan]





















