Jenewa, Gontornews — Badan Kesehatan Dunia, WHO, menyebut pandemi Covid-19 merupakan pertanda darurat kesehatan global di masa depan. WHO berharap negara-negara berinvestasi di bidang politik dan keuangan untuk mencegah pandemi selanjutnya.
“Ini bukan pandemi terakhir atau darurat kesehatan global terakhir,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus saat peluncuran laporan Global Preparedness Monitoring Board (GPMB) 2020.
“Kami tidak mengetahui seperti apa keadaan darurat kesehatan berikutnya. Tetapi kami tahu, situasi tersebut akan datang dan kami harus bersiap,” imbuhnya sebagaimana dilansir Anadolu.
GPMB merupakan badan pemantau dan akuntabilitas independen yang memastikan kesiapan dunia dalam menghadapi krisis kesehatan global.
Tedros menambahkan seluruh umat manusia memiliki tanggung jawab untuk membuat dunia lebih siap dalam menghadapi pandemi. Baginya, Covid-19 telah memakan banyak korban jiwa, mata pencaharian, mengganggu sistem kesehatan masyarakat, ekonomi dan sosial.
“Bahkan negara-negara dengan sistem kesehatan yang maju dan ekonomi yang kuat kewalahan,” kata Tedros.
Namun, tidak sedikit pula negara yang berhasil belajar dari wabah-wabah sebelumnya seperti SARS, MERS, H1N1, Ebola dan lainnya. “Kami tidak bisa lagi meremas tangan kami dan mengatakan sesuatu yang harus dilakukan,”
“Kami tidak tahu seperti apa keadaan darurat kesehatan berikutnya. Tetapi, kami tahu momen itu pasti akan datang. Dan kita harus bersiap,” serunya menambahkan.
Dalam catatan Johns Hopkins University, kasus Covid-19 telah menyebabkan lebih dari 29 juta warga dunia terinfeksi dengan lebih dari 900.000 orang meninggal dunia akibat virus asal Wuhan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]


















