10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
25 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 26 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Rihlah

Wisata Sejarah di Sekitar Jembatan Ampera Palembang

gontor by gontor
25 December 2019
in Rihlah
0
Wisata Sejarah di Sekitar Jembatan Ampera Palembang

Palembang, Gontornews — Palembang yang dikenal dengan julukan Kota Pempek memiliki beberapa ikon kota yang menjadi ciri khas kota ini. Ada Sungai Musi, Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Masjid Agung Palembang dan lain sebagainya.

Sungai Musi, sungai terpanjang di Pulau Sumatera ini selain menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang, juga memiliki berbagai destinasi wisata sejarah yang sarat makna. Sayang dilewatkan jika Anda berkunjung ke kota ini.

  1. Pasar Baba Boentjit di Pinggir Musi

Pasar Baba Boentjit merupakan destinasi baru yang ada di tepian Sungai Musi. Pasar ini dikenalkan langsung oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan. Lokasinya berada di Rumah Oeng Boen Tjit, Lorong Saudagar Yucing, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Rumah ini diketahui sudah berusia 300 tahun dan masih berdiri kokoh di tepian Sungai Musi dengan ukiran khas Kota Palembang dengan nilai sejarah tersendiri dan khas Tiongkok.

BACA JUGA

Santri Preneur Ummul Quro Gelar Study Tour di Empat Destinasi di Jakarta

Santri Preneur Ummul Quro Jelajahi Sejarah Keuangan di Museum

Inilah 8 Kuliner Khas Bengkulu, Ada Masakan Gulai Bagar Hiu

Jalan-jalan ke Lampung, Berikut 7 Makanan Khas untuk Oleh-oleh!

Kuliner Khas Kota Lhokseumawe Kaya Gizi

Dalam perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah, baik Jembatan Ampera, Kampung Warna Musi Bercorak dan Jembatan Musi VI yang berdiri megah. Hanya butuh waktu sekitar 3-5 menit untuk bisa menyeberang ke lokasi.

Pasar ini juga menyajikan banyak kuliner yang menjadi khas Palembang, seperti Pempek, Pindang Daging dan Es Kacang Merah yang dijual masyarakat sekitar.

Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung dapat menyeberang dari dermaga Benteng Kuto Besak (BKB), menggunakan speedboat atau perahu kecil yang bisa disebut masyarakat sekitar sebagai ketek. Untuk sekali menyeberang, pengunjung akan dikenakan tarif Rp 5.000-10.000, tergantung jumlah pengunjung yang akan menyeberang.

  1. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

Masih di tepian Sungai Musi, ada juga Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar. Situs taman purbakala ini bekas kawasan permukiman dan taman yang dikaitkan dengan kerajaan Sriwijaya yang terletak tepi utara Sungai Musi di kota Palembang, Sumatera Selatan.

Di kawasan ini ditemukan jaringan kanal, parit dan kolam yang disusun rapi dan teratur yang memastikan bahwa kawasan ini adalah buatan manusia, sehingga dipercaya bahwa pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang terletak di situs ini.

Di kawasan ini juga ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktivitas manusia. Namun kini ada yang baru, wisatawan juga dapat melihat dan merasakan suasana di dalam replika kapal Laksamana Cheng Ho.

Namun objek wisata di taman ini tidak hanya itu saja. Ada sebuah taman yang baru dibangun di dalam kawasan TPKS, yakni Taman Pulau Cempaka. Taman ini diresmikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, pada 15 Desember 2017 lalu.

  1. Plaza Benteng Kuto Besak (BKB)

Benteng Kuto Besak saat ini ditempati oleh Komando Daerah Militer (Kodam) Sriwijaya. Pembangunan dan penataan kawasan di sekitar Plaza Benteng Kuto Besak diproyeksikan akan menjadi tempat hiburan terbuka yang menjual pesona Musi dan bangunan-bangunan bersejarah.

Pesona wisata Jika dilihat dari daerah Seberang Ulu atau Jembatan Ampera, pemandangan yang tampak adalah pelataran luas dengan latar belakang deretan pohon palem di halaman Benteng Kuto Besak, dan menara air di kantor Wali Kota Palembang.

Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di Kota Palembang.Β  Tempat ini sudah ditata sedemikian rupa oleh pemerintah setempat sehingga pelataran Benteng Kuto Besak digunakan sebagai plaza atau alun-alun kota.

Saat ini, masyarakat Kota Palembang memang benar-benar menjadikan area sekitar Benteng Kuto Besak sebagai lokasi berkumpul yang nyaman. Bahkan setiap sore dan malam hari, tempat ini akan ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Palembang.

  1. Kampung Arab Al-Munawar

Salah satu wisata yang mulai ramai menarik peminat yakni Wisata Al-Munawar atau yang biasa disebut Kampung Arab oleh warga Palembang. Kampung ini terletak di wilayah 13 Ulu, Palembang.

Asal usul Kampung Arab Al-Munawar tak terlepas dari peran Pemerintah Belanda yang pada ratusan tahun silam, sekitar 1825, melakukan pendekatan terhadap Etnis Arab, dengan menunjuk seorang pemimpin yang diberi pangkat Kapten. Kapten Arab terakhir di sini bernama Ahmad Al-Munawar yang wafat pada tahun 1970.

Di Kampung Al Munawar terdapat deretan rumah-rumah tua yang berusia mencapai hingga 250 tahun yang masih kokoh berdiri lantaran terbuat dari kayu-kayu ulin dan batu marmer yang didatangkan langsung dari Eropa.

Ada aturan tidak tertulis di Kampung Al-Munawar, yakni tidak boleh mengenakan celana pendek atau pakaian terbuka. Warga, terutama wisatawan sebaiknya menggunakan pakaian sopan dan tertutup.

Ada sekitar 30 kepala keluarga, kira-kira 300 penduduk yang mendiami Kampung Al Munawar. Sekolah di sini pada hari Jumat diliburkan, sedangkan hari Ahad pelajar bersekolah seperti biasa. Hal ini berkiblat pada kalender Islam karena hari Jumat merupakan hari yang istimewa.

  1. Kerlap-Kerlip Ampera di Malam Hari

Lain dulu lain sekarang, semenjak dicanangkannya program Visit Musi 2008 lalu maka semenjak itulah semua asset wisata yang ada di Sumsel pada umumnya dan di Palembang pada khususnya digarap dan direnovasi kembali.

Tidak terkecuali Jembatan Ampera, kalau dulu jembatan kebanggaan Wong Palembang cuma sekedar menjadi alat penghubung dari Palembang hulu dan Palembang hilir sekarang semuanya berubah, Jembatan Ampera kini menjadi objek wisata murah meriah dan wajib dikunjungi terutama bagi wisatawan luar kota. Bahkan untuk warga lokal pun Jembatan Ampera tidak bosan-bosannya untuk dikunjungi dan sekedar menikmati suasana pinggiran Sungai Musi dengan background Jembatan Ampera.

Lampu-lampu yang menghiasi Jembatan Ampera merupakan salah satu daya tarik sendiri bagi para wisatawan yang berkunjungun ke Plaza Benteng Kuto Besak dimana tempat ini merupakan spot terbaik bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Jembatan Ampera terutama di malam hari.

Ditunjang dengan sarana yang memadai yaitu terdapatnya taman yang menghiasi keempat sudut Jembatan Ampera yaitu 2 sudut Taman di Hilir dan 2 sudut Taman yang kelak ada di Hulu menjadikan jembatan ini semakin menarik untuk dikunjungi.

  1. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

Masjid yang lebih dikenal sebagai Masjid Agung Palembang ini memiliki nilai historis yang tinggi. Mengutip Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama, masjid ini menempati kompleks seluas 15.400 meter persegi di di kawasan 19 Ilir, dekat perkampungan penduduk asli Palembang dan keturunan Arab.

Masjid Agung Palembang merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam. Bangunan ini pertama kali didirikan pada periode 1738-1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I. Saat pertama kali dibangun, luas masjid tersebut mencakup 1.080 meter persegi. Daya tampungnya mencapai 1.200 orang jamaah.

Masjid ini menjadi saksi perjuangan rakyat Palembang pada pertempuran lima hari melawan Belanda di pusat kota. Peristiwa tersebut kemudian di abadikan dalam perangko Republik Indonesia tahun 1975. Sedangkan lokasi pertempuran tersebut kini dibangun Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Sumatera Selatan.

Masjid yang letaknya tak jauh dari Jembatan Ampera ini mudah dijangkau, dan bisa menjadi wisata reliji ketika berkunjung ke Palembang. Taman yang indah menjadi pemandangan yang menarik untuk bisa beribadah dan istirahat di masjid ini. [Fathurroji]

 

Tags: jembatan apmera
Share167Tweet105Send
Previous Post

Hama Belalang Serang 70 Ribu Hektar Lahan Pertanian di Somalia

Next Post

Masjid Katangka Sumber Islam Pertama di Sulawesi Selatan

gontor

gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ”₯ Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🀍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🀲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.πŸ’¬ Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result