pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 30 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Rihlah

Wisata Sejarah di Sekitar Jembatan Ampera Palembang

gontor by gontor
25 December 2019
in Rihlah
0
Wisata Sejarah di Sekitar Jembatan Ampera Palembang

Palembang, Gontornews — Palembang yang dikenal dengan julukan Kota Pempek memiliki beberapa ikon kota yang menjadi ciri khas kota ini. Ada Sungai Musi, Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Masjid Agung Palembang dan lain sebagainya.

Sungai Musi, sungai terpanjang di Pulau Sumatera ini selain menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang, juga memiliki berbagai destinasi wisata sejarah yang sarat makna. Sayang dilewatkan jika Anda berkunjung ke kota ini.

  1. Pasar Baba Boentjit di Pinggir Musi

Pasar Baba Boentjit merupakan destinasi baru yang ada di tepian Sungai Musi. Pasar ini dikenalkan langsung oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan. Lokasinya berada di Rumah Oeng Boen Tjit, Lorong Saudagar Yucing, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Rumah ini diketahui sudah berusia 300 tahun dan masih berdiri kokoh di tepian Sungai Musi dengan ukiran khas Kota Palembang dengan nilai sejarah tersendiri dan khas Tiongkok.

BACA JUGA

Santri Preneur Ummul Quro Gelar Study Tour di Empat Destinasi di Jakarta

Santri Preneur Ummul Quro Jelajahi Sejarah Keuangan di Museum

Inilah 8 Kuliner Khas Bengkulu, Ada Masakan Gulai Bagar Hiu

Jalan-jalan ke Lampung, Berikut 7 Makanan Khas untuk Oleh-oleh!

Kuliner Khas Kota Lhokseumawe Kaya Gizi

Dalam perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah, baik Jembatan Ampera, Kampung Warna Musi Bercorak dan Jembatan Musi VI yang berdiri megah. Hanya butuh waktu sekitar 3-5 menit untuk bisa menyeberang ke lokasi.

Pasar ini juga menyajikan banyak kuliner yang menjadi khas Palembang, seperti Pempek, Pindang Daging dan Es Kacang Merah yang dijual masyarakat sekitar.

Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung dapat menyeberang dari dermaga Benteng Kuto Besak (BKB), menggunakan speedboat atau perahu kecil yang bisa disebut masyarakat sekitar sebagai ketek. Untuk sekali menyeberang, pengunjung akan dikenakan tarif Rp 5.000-10.000, tergantung jumlah pengunjung yang akan menyeberang.

  1. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

Masih di tepian Sungai Musi, ada juga Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar. Situs taman purbakala ini bekas kawasan permukiman dan taman yang dikaitkan dengan kerajaan Sriwijaya yang terletak tepi utara Sungai Musi di kota Palembang, Sumatera Selatan.

Di kawasan ini ditemukan jaringan kanal, parit dan kolam yang disusun rapi dan teratur yang memastikan bahwa kawasan ini adalah buatan manusia, sehingga dipercaya bahwa pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang terletak di situs ini.

Di kawasan ini juga ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktivitas manusia. Namun kini ada yang baru, wisatawan juga dapat melihat dan merasakan suasana di dalam replika kapal Laksamana Cheng Ho.

Namun objek wisata di taman ini tidak hanya itu saja. Ada sebuah taman yang baru dibangun di dalam kawasan TPKS, yakni Taman Pulau Cempaka. Taman ini diresmikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, pada 15 Desember 2017 lalu.

  1. Plaza Benteng Kuto Besak (BKB)

Benteng Kuto Besak saat ini ditempati oleh Komando Daerah Militer (Kodam) Sriwijaya. Pembangunan dan penataan kawasan di sekitar Plaza Benteng Kuto Besak diproyeksikan akan menjadi tempat hiburan terbuka yang menjual pesona Musi dan bangunan-bangunan bersejarah.

Pesona wisata Jika dilihat dari daerah Seberang Ulu atau Jembatan Ampera, pemandangan yang tampak adalah pelataran luas dengan latar belakang deretan pohon palem di halaman Benteng Kuto Besak, dan menara air di kantor Wali Kota Palembang.

Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di Kota Palembang.  Tempat ini sudah ditata sedemikian rupa oleh pemerintah setempat sehingga pelataran Benteng Kuto Besak digunakan sebagai plaza atau alun-alun kota.

Saat ini, masyarakat Kota Palembang memang benar-benar menjadikan area sekitar Benteng Kuto Besak sebagai lokasi berkumpul yang nyaman. Bahkan setiap sore dan malam hari, tempat ini akan ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Palembang.

  1. Kampung Arab Al-Munawar

Salah satu wisata yang mulai ramai menarik peminat yakni Wisata Al-Munawar atau yang biasa disebut Kampung Arab oleh warga Palembang. Kampung ini terletak di wilayah 13 Ulu, Palembang.

Asal usul Kampung Arab Al-Munawar tak terlepas dari peran Pemerintah Belanda yang pada ratusan tahun silam, sekitar 1825, melakukan pendekatan terhadap Etnis Arab, dengan menunjuk seorang pemimpin yang diberi pangkat Kapten. Kapten Arab terakhir di sini bernama Ahmad Al-Munawar yang wafat pada tahun 1970.

Di Kampung Al Munawar terdapat deretan rumah-rumah tua yang berusia mencapai hingga 250 tahun yang masih kokoh berdiri lantaran terbuat dari kayu-kayu ulin dan batu marmer yang didatangkan langsung dari Eropa.

Ada aturan tidak tertulis di Kampung Al-Munawar, yakni tidak boleh mengenakan celana pendek atau pakaian terbuka. Warga, terutama wisatawan sebaiknya menggunakan pakaian sopan dan tertutup.

Ada sekitar 30 kepala keluarga, kira-kira 300 penduduk yang mendiami Kampung Al Munawar. Sekolah di sini pada hari Jumat diliburkan, sedangkan hari Ahad pelajar bersekolah seperti biasa. Hal ini berkiblat pada kalender Islam karena hari Jumat merupakan hari yang istimewa.

  1. Kerlap-Kerlip Ampera di Malam Hari

Lain dulu lain sekarang, semenjak dicanangkannya program Visit Musi 2008 lalu maka semenjak itulah semua asset wisata yang ada di Sumsel pada umumnya dan di Palembang pada khususnya digarap dan direnovasi kembali.

Tidak terkecuali Jembatan Ampera, kalau dulu jembatan kebanggaan Wong Palembang cuma sekedar menjadi alat penghubung dari Palembang hulu dan Palembang hilir sekarang semuanya berubah, Jembatan Ampera kini menjadi objek wisata murah meriah dan wajib dikunjungi terutama bagi wisatawan luar kota. Bahkan untuk warga lokal pun Jembatan Ampera tidak bosan-bosannya untuk dikunjungi dan sekedar menikmati suasana pinggiran Sungai Musi dengan background Jembatan Ampera.

Lampu-lampu yang menghiasi Jembatan Ampera merupakan salah satu daya tarik sendiri bagi para wisatawan yang berkunjungun ke Plaza Benteng Kuto Besak dimana tempat ini merupakan spot terbaik bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Jembatan Ampera terutama di malam hari.

Ditunjang dengan sarana yang memadai yaitu terdapatnya taman yang menghiasi keempat sudut Jembatan Ampera yaitu 2 sudut Taman di Hilir dan 2 sudut Taman yang kelak ada di Hulu menjadikan jembatan ini semakin menarik untuk dikunjungi.

  1. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

Masjid yang lebih dikenal sebagai Masjid Agung Palembang ini memiliki nilai historis yang tinggi. Mengutip Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama, masjid ini menempati kompleks seluas 15.400 meter persegi di di kawasan 19 Ilir, dekat perkampungan penduduk asli Palembang dan keturunan Arab.

Masjid Agung Palembang merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam. Bangunan ini pertama kali didirikan pada periode 1738-1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I. Saat pertama kali dibangun, luas masjid tersebut mencakup 1.080 meter persegi. Daya tampungnya mencapai 1.200 orang jamaah.

Masjid ini menjadi saksi perjuangan rakyat Palembang pada pertempuran lima hari melawan Belanda di pusat kota. Peristiwa tersebut kemudian di abadikan dalam perangko Republik Indonesia tahun 1975. Sedangkan lokasi pertempuran tersebut kini dibangun Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Sumatera Selatan.

Masjid yang letaknya tak jauh dari Jembatan Ampera ini mudah dijangkau, dan bisa menjadi wisata reliji ketika berkunjung ke Palembang. Taman yang indah menjadi pemandangan yang menarik untuk bisa beribadah dan istirahat di masjid ini. [Fathurroji]

 

Tags: jembatan apmera
Share169Tweet106Send
Previous Post

Hama Belalang Serang 70 Ribu Hektar Lahan Pertanian di Somalia

Next Post

Masjid Katangka Sumber Islam Pertama di Sulawesi Selatan

gontor

gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

25 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

22 September 2026
Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

Ketika Menjadi ‘Setengah Santri’ di Gontor

24 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

0
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

0
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

0
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result