Bogor, Gontornews – Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Insantama Leuwiliang, Kabupaten Bogor, mewisuda 29 lulusannya. Mereka terdiri dari 14 pria dan 15 wanita.
Wisuda Angkatan ke-5 sekolah yang mempunyai tagline “Sekolah Calon Pemimpin” itu diselenggarakan pada acara ISM (Insantama Special Moment) 2024 SMPIT Insantama Leuwiliang di SBS Center Leuwiliang, Sabtu (29/6/2024).
Ketua Yayasan Amanah Insantama –pengelola SMPIT Insantama Leuwiliang– Ir H Ahmad Soim dalam sambutannya menyebutkan, SMPIT Insantama Leuwiliang berupaya melahirkan para calon pemimpin yang shalih dan shalihah.
Generasi Muslim yang shalih dan shalihah adalah generasi yang kuat. Mereka memiliki derajat keimanan dan akidah yang kuat, ilmu keislaman (tsaqafah) yang kuat, dan amal shalih (pola pikir dan perilaku) yang kuat. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah,” papar Ahmad Soim.
“Kalian harus menjadi generasi yang kuat penguasaan sains dan teknologinya, kuat dakwah dan kepemimpinannya, kuat amal shalih-nya, baik ibadahnya, akhlak, maupun muamalah-nya,” ujarnya.
Karena itu ia berpesan agar lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang menjaga perbuatan baik (biah shalihah) yang biasa dilakukan di Sekolah. “Jangan tinggalkan kebiasaan baik. Kalian harus bisa menjadi contoh untuk teman-teman lain di sekolah yang baru nanti,” pesan alumni IPB University itu.
Mengutip hasil penelitian Thomas J Stanley tentang “100 Penentu Kesuksesan”, Direktur Pelaksana Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Leuwiliang itu mengatakan penentu kesuksesan yang pertama yaitu Kejujuran. “Sukses itu diraih karena jujur,” tandasnya di hadapan para wisudawan, guru, siswa, dan orangtua/wali murid SMPIT Insantama Leuwiliang. []





















