London, Gontornews — Badan meteorologi dunia, World Meteorogical Organization (WMO), Senin (19/06/2023), mengatakan Eropa menjadi benua dengan kenaikan suhu tercepat di dunia. Eropa, lanjut WMO, mengalami kenaikan suhu hingga dua kali lipat dari rata-rata global hanya dalam beberapa dekade terakhir.
Laporan WMO yang terlampir pada State of the Climate in Europe 2022 mengungkap, dalam delapan tahun terakhir, suhu global meningkat secara konsisten dan telah memecahkan rekor suhu tertinggi dalam sejarah. Lembaga iklim PBB itu juga mencatat suhu tinggi pada tahun 2022 menjadi tahun terhangat kelima secara global, khususnya di berbagai wilayah yang menyaksikan kenaikan suhu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
WMO, sebagaimana dilansir Anadolu,mencatat Eropa mengalami musim panas terhangat dalam sejarah dengan melampaui rekor pada tahun 2021 sebesar 0,3-0,4 Celcius. Negara-negara Eropa Barat seperti Inggris menjadi wilayah dengan kenaikan suhu tertinggi di Eropa bahkan, suhu di Inggris, sempat mencapai 40 derajat Celcius. Pun dengan suhu permukaan laut rata-rata di sekitar laut Eropa telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
Pada rentang tahun 1993-2022, permukaan laut global mengalami kenaikan sekitar 9,7 centimeter. Kenaikan suhu juga memicu peningkatan angka kematian akibat gelombang panas, dengan 16.000 orang meninggal dunia akibat sengatan panas sepanjang tahun 2022.
Carlo Buontempo, Direktur Cilmate Change Service Copernicus Uni Eropa, mengatakan pihaknya akan terus mengantisipasi kenaikan suhu.
“Sayangnya, ini tidak dapat dianggap sebagai peristiwa satu kali atau anomali iklim,” kata Buontempo. Ia juga menekankan bahwa gelombang panas ekstrem akan terjadi lebih sering dan intensif. [Mohamad Deny Irawan]





















