pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Tuesday, 11 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Anies Diantara Pegawai dan Rakyatnya

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
5 April 2019
in Kolom
0
Anies Diantara Pegawai dan Rakyatnya

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Pemimpin dan rakyat mesti satu arah. Satu pikiran, hati dan rasa. Punya visi yang sama ke arah mana hendak melangkah. Program, kebijakan dan semua keputusan pemimpin harus merepresentasikan pikiran dan harapan rakyat.

Rakyat menitipkan amanah, pemimpin mengerti, paham dan tahu bagaimana menjalankan amanah itu. Ada good will untuk memastikan bahwa harapan rakyat itu bisa dipenuhi. Di Jakarta, rakyat ingin reklamasi dibatalkan, Alexis ditutup dan saham bir dijual. Rakyat menyiapkan MoU dan Anies menandatanganinya sebagai janji politik.

Tak ada alasan bagi Anies untuk tidak merealisasikan janji dan harapan rakyat itu. Kendati harus “dengan alot” nego ke DPRD yang mencoba mengganjalnya. Reklamasi, Alexis dan saham bir itu bukan masalah Anies dengan Aguan cs, bukan juga dengan Pak Alex, pemilik Alexis. Tapi, ini lebih pada urusan rakyat dan negara.

BACA JUGA

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Reklamasi misalnya, itu masalah rakyat Jakarta dan kedaulatan bangsa. Ditutup, itu sudah seharusnya. Ketika sampai pada urusan rakyat dan kedaulatan bangsa, tak boleh ada kompromi. Membatalkan proyek reklamasi adalah bentuk keputusan yang berorientasi untuk melindungi kepentingan rakyat. Karena reklamasi proyek besar, jadi heboh beritanya.

Saking hebohnya, sampai ada yang menuduh bahwa itu pencitraan. Lindungi rakyat dan tunaikan janji politik kok pencitraan? Ini harus diluruskan logikanya. Kecuali kalau Anies tidak menunaikan janji politik, tapi malah sibuk bagi-bagi sepeda, atau masuk gorong-gorong, itu baru benar-benar pencitraan.

Heran deh! Pertahankan tukang becak, lindungi pedagang kaki lima di Tanah Abang, ijinkan gojek dan pengendara motor beroperasi di Soedirman-Thamrin, itu semua seperti menegaskan posisi Anies terhadap rakyat kecil. Belum lama ini ada peristiwa kecil, tapi sempat mencuri perhatian publik.

Beberapa calon penumpang duduk lesehan dan makan di koridor MRT. Banyak orang kaget, geleng-geleng kepala, bahkan geram. Buat kotor pemandangan, kata mereka. Dengan bahasa yang santun Anies sampaikan ke publik: ini bagian dari proses belajar.

Setiap orang butuh proses belajar ketika berada di tempat dan situasi yang baru. Tak perlu ngebully mereka. Pencitraankah? Tentu tidak! Bela rakyat kecil kok pencitraan? Ketika seorang pegawai kebersihan DKI ditabrak lari oleh pengendara motor hingga meninggal, Anies hadir.

Ikut mengangkat keranda mayat dan mengantarkan sampai ke kubur. Lagi-lagi ini bukan pencitraan. Tapi ini lebih pada soal hati. Ketika sampai urusan rakyat, tidak hanya akal yang bicara, tapi suara hati ikut merasakan. Itulah seorang pemimpin. Keprihatinan atas kejadian ini mendorong Anies membuat surat terbuka.

Ditujukan kepada para pengendara motor, khususnya pelaku tabrak lari. Bahasanya agak sedikit sentimentil. Anies menggunakan kata “kau”. Menunjuk kepada pengendara motor yang lari setelah menabrak. Ini mungkin bahasa “terkasar” dari Anies yang orang pernah baca.

Anies orang Jawa. Lahir dan besar di Jawa. Tepatnya di Jogja. Istilah “kau” itu asing bagi lidah dan telinga orang Jawa. Masuk katagori kurang santun. Tapi Anies menggunakannya. Itu artinya, ada emosi yang tertahan.

“Dan kau penunggang kendaraan tak dikenal itu… Ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu, tapi kau tidak bisa lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil”

Ada marah yang menekan perasaannya. Anies seolah ikut menahan sakit yang dirasakan petugas kebersihan itu. Belum lagi rasa sakit yang juga dirasakan keluarga korban. Anies menemui ibu dan ayah almarhum. Sebuah pertemuan di depan janazah. Anda pasti bisa merasakan apa yang dirasakan gubernur DKI ini.

Melihat mayat pegawainya yang masih muda. Umur 24 tahun. Melihat ibu dan ayahnya yang memandangi janazah anaknya itu. Harapan dan mimpi masa depan atas anaknya itu hilang seketika ketika sang anak terbujur kaku sebagai janazah.

“Ingat, setiap petugas itu punya ibu, ayah, anak, istri, suami dan keluarga. Bantu pastikan mereka yang bekerja untuk kita semua ini bisa pulang ke rumah dengan selamat’, tulis Anies.

Ini bukan soal pencitraan. Ini soal rasa dan pertanggungjawaban seorang pemimpin terhadap anak buah yang dipekerjakan. 24 jam petugas kebersihan menjaga kebersihan kota dari sampah yang dibuang sembarangan oleh para pengendara kendaraan. Lalu, diantara pengendara itu menabraknya hingga mati. Lari pula. Bagaimana perasaan anda?

Sejumlah kebijakan dan peristiwa ini cukup menggambarkan kepada siapa Anies berpihak dan dengan siapa Anies lebih dekat. Keberpihakan dan kedekatan Anies inilah yang membuat H. Nardi Sibuea, pegawai Pemprov yang sudah mengabdi selama 38 tahun itu memberanikan diri menyampaikan keinginan untuk sekedar bisa bersalaman dengan sang gubernur di akhir masa kerjanya. Selama bekerja di Pemprov, Pak Haji ini belum pernah berkesempatan salaman dengan gubernur DKI. Gubernur siapapun.

Ketika keinginan pegawai ini disampaikan ke Anies, apa jawabnya? Dengan senang hati Anies menyatakan sangat bersedia. Harapan Pak Haji itupun terkabul. Tidak hanya salaman, Anies malah mempersilahkan H. Nardi duduk di kursi gubernur. Lalu diabadikan dalam gambar foto, sebagai kenangan terindah di awal masa pensiun. Duduk di kursi gubernur DKI dan dikawal gubernur yang berdiri tepat di sampingnya. Peristiwa ini tentu tak pernah dibayangkan H. Nardi. Betapa senangnya Pak Haji ini. Andaikata itu anda, apa yang anda rasakan?

Apa yang dilakukan Anies mesti jadi inspirasi buat seluruh pemimpin di negeri ini. Kata kuncinya “rasa”. Seorang pemimpin harus bisa merasakan apa yang dirasakan anak buah dan rakyatnya. Terutama rakyat kecil yang seringkali tergusur oleh kejamnya persaingan di kota. Lalu hadir dengan kebijakan dan keputusan yang berpihak kepada mereka.

Share12Tweet8Send
Previous Post

Genjot Kualitas Guru, Ma’arif NU Jateng Mulai Rumuskan Desain Pengembangan

Next Post

BMKG dan Muhammadiyah Sinergi Program

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

3 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

6 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
BAZNAS dan PP PERSIS Perkuat Kerjasama Program Strategis

BAZNAS dan PP PERSIS Perkuat Kerjasama Program Strategis

4 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR 📣Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.✔️ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
✔️ Kontribusi Rp1.500.000.
✔️ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.📝 https://tinyurl.com/iklan-magon📞 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.📌 Kontribusi seikhlasnya
📌 Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
📌 Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
✅ Logo Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Sosial Media (jika ada)📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.📖 Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
📚 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result