Siak, Gontornews – Sebanyak 42 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 Siak, Riau, mengikuti salah satu program wajib kepramukaan Saka Wira Kartika (SWK) di Lapangan Utama PMDG Kampus 12 Lubuk Jering, Sungai Mandau Kabupaten Siak. Acara yang diselenggarakan pada Senin-Rabu, 1-3 Desember 2025 ini didampingi langsung oleh para pelatih resmi SWK dari TNI Angkatan Darat.
Pengasuh PMDG Kampus 12 Siak, Ustadz Himmah Azhar Latif, menegaskan bahwa Saka Wira Kartika merupakan bagian dari pendidikan karakter di Pondok Modern Gontor. Kegiatan ini mengajarkan kedisiplinan, jiwa kemandirian, kekuatan mental dan semangat patriotisme.
Selain Ustadz Himmah, hadir pula dalam pembukaan SWK, Wakil Direktur KMI PMDG Kampus 12 Siak Ustadz Rifqi Inani dan Ustadz H Suroso Hadi, guru senior PMDG Kampus 12 Siak.
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pelatihan keterampilan teknis yang terangkum dalam Krida Matra Darat. Keterampilan Krida Matra Darat merupakan keterampilan khusus di bidang darat yang dikembangkan dalam konteks Komponen Cadangan (komcad) Matra Darat dan Saka Wira Kartika (Pramuka Bela Negara).
Keterampilan Krida Matra Darat diantaranya navigasi darat, pioneering, seni bertahan hidup (survival) hingga penanggulangan bencana. Pengasuh PMDG Kampus 12 Siak berharap program ini memungkinkan santri memiliki keunggulan, tidak saja dalam ilmu agama, tapi memiliki disiplin tinggi dan cinta terhadap Tanah Air.
Selain pelatihan teknis, SWK juga menghadirkan Malam Api Unggun Gembira, yang menjadi medium penumbuh kebersamaan, kreativitas dan rasa persatuan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jelajah alam, menguji kemampuan navigasi, ketahanan fisik, serta kekompakan regu.
Bagi para santri, SWK menjadi pengalaman yang tidak hanya menantang, tetapi juga bermakna. “Kami belajar bahwa jihad (perjuangan) bukan hanya di mimbar, tapi juga dalam menjaga tanah air. Saka Wira Kartika menguatkan kami sebagai santri sekaligus patriot,” ujar Urwatul Wutsqo, salah seorang santri PMDG Kampus 12 Siak sekaligus peserta Saka Wira Kartika sebagaimana dilansir gontor.ac.id.
Melalui program ini, Gontor menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi berjiwa pemimpin, siap mengabdi dan memiliki nasionalisme tinggi. Peserta diharapkan membawa pulang nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, semangat juang, dan pengabdian di masyarakat kelak. [Mohamad Deny Irawan]



















