Jakarta, Gontornews — Untuk menambah wawasana para pahasiswa, 63 mahasiswa, staf dan dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Cabang Lampung menyelenggarakan studi akademik ke Kantor Majalah Gontor di Jakarta, Senin 11 November 2024. Agendanya pelatihan singkat Cara Menulis Artikel Ilmiah dan pengenalan seputar jurnalistik.
Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Akrimul Hakim selaku Pimpinan Majalah Gontor mennyatakan terima kasih kepada para ustadz yang juga mahasiswa dari UNIDA Gontor Cabang Lampung telah bersilaturahmi ke Majalah Gontor. “Ini merupakan kunjungan perdana UNIDA Gontor Cabang Lampung ke Majalah Gontor,” ungkap Ustadz Akrim.
Ustadz Akrim berharap, pertemuan silaturahmi ini tidak hanya saat pertemuan pelatihan, tapi harus belanjut ke kegiatan lain yang positif dan produktif. Misalnya, para mahasiswa bisa berkontribusi dalam menulis di media Gontor.
Sementara itu Ustadz Drs. H. Muhammad Fauzi, M.Ud, dosen Ilmu Tasawuf dalam paparannya menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bersilaturahmi ke Majalah Gontor, untuk menimba ilmu seputar tulis menulis. “Alhamdulillah, ini kunjungan perdana setelah dibukanya UNIDA Cabang di Lampung,” ujarnya.
UNIDA Gontor adalah perguruan tinggi dengan terakreditasi unggul, untuk itu mahasiswanya harus unggul dalam berkarya. Salah satu langkahnya membekali para mahasiswa dengan studi akademik, terutama dalam dunia tulis menulis.
“Semoga dengan studi akademik ini mahasiswa UNIDA Gontor Cabang Lampung bisa menjadi mahasiswa unggulan,” ungkapnya.
Saat ini, tambah Ustadz Fauzi, pihaknya juga sudah membuat bulletin edisi yang keenam. Kami terus belajar untuk meningkatkan karya tulis menulis agar dari bulletin ini bisa meningkat yang lebih besar lagi. “Untuk itu perlu menimba cara menulis, terus menggali dari yang kecil,” tuturnya.
Kampusnya unggul, maka diharapkan mahasiswanya juga unggul. Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin termasuk unggul. Maka mahasiswanya juga harus unggul dalam tulis menulis dan karya lainnya. “Sehingga imbang keunggulan kampus beriringan dengan mahasiswanya, in syaa Allah,” tuturnya.
Dalam penutupnya, Ustadz Fauzi menekankan pentingnya menulis dengan mengambil ibrah dari cita-cita Pak Zarkasyi, “Kalau saya gak punya murid, maka saya mengajar dengan pena,” tuturnya kepada para mahasiswa.
Kegiatan pelatihan singkat ini diisi oleh pemateri Ustadz Erdy Nasrul yang menyampaikan seputar Kode Etik Jurnalistik, sedangkan Fathurroji NK membahas seputar 9 Cara Menulis Artikel Ilmiah di Kampus. [Fathur]






















