Kehadiran Masjid al-Markaz al-Islami di Kota Makassar kini semakin menarik perhatian masyarakat Indonesia dan mancanegara. Ragam keunikan dan kemegahan arsitekturnya, mampu menjadikan masjid ini sebagai masjid termegah dan terbesar se-Asia Tenggara.
Terletak di jantung Kota Makassar, bangunan masjid seluas 3000 meter persegi ini berdiri kokoh dengan berhiaskan gaya arsitektur Timur Tengah yang sangat indah. Daya tampungnya mencapai lima puluh ribu jamaah.
Masjid al-Markaz al-Islami digagas dan didirikan oleh Jenderal Muhammad Jusuf. Ia adalah salah seorang perwira TNI yang melegenda dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pada tahun 2005, setahun setelah ia meninggal, namanya diabadikan menjadi nama masjid yaitu Masjid al-Markaz al-Islami Jenderal M Yusuf.
Masjid ini memiliki tiga lantai dengan pondasi tiang panjang sedalam 21 meter di 450 titik. Masjid pun didampingi sebuah menara yang berdiri dengan ketinggian 84 meter di sebelah selatan.
Bangunan utama yang terdiri dari tiga lantai, diperuntukkan bagi ruang kantor sekretariat, aula, perpustakaan, pendidikan, koperasi, dan kantor MUI Sulawesi Selatan. Diharapkan masjid ini dapat menjadi salah satu pusat peradaban dan pengkajian Islam di kawasan Indonesia Timur.
Total biaya pembangunan masjid ini diperkirakan mencapai 14 miliar rupiah. Bagi umat Muslim yang ingin mengunjunginya bisa datang langsung ke lokasi masjid yang terletak di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. [Edithya Miranti/Rus]






















