Jenewa, Gontornews — Badan Kesehatan Dunia, WHO, menegaskan bahwa penyebaran Covid-19 melalui udara masih tetap berlaku. WHO menampik draf pedoman kesehatan baru lembaga kesehatan Amerika Serikat yang menyatakan virus korona tidak menyebar melalui udara.
Direktur Kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, menjelaskan pihaknya akan menindaklanjuti temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat itu dalam 24 jam ke depan.
“Tentu kami belum menemukan bukti baru. Posisi kami dalam hal ini masih tetap sama,” kata Mike Ryan, mengutip Reuters.
CDC menjelaskan draf perubahan dalam rekomendasinya itu terjadi karena kesalahan pada situsnya. CDC menjelaskan akan segera memposting ulang panduan penerimaan setelah proses peninjauan selesai.
Sebelumnya, CDC mengatakan virus korona menyebar dari orang ke orang melalui tetesan air dari batuk, bersin atau saat berbicara.
Dr Mike Ryan masih meyakini bahwa penyebaran Covid-19 berasal dari semprotan air liur dengan syarat terjadi di ruang tertutup dengan ventilasi yang tidak memadai. Dalam kondisi tersebut, penularan udara akan sangat masif terjadi.
“Berdasarkan bukti (yang kami miliki), kami masih yakin bahwa ada berbagai macam mode transmisi,” pungkas Ryan.
WHO mencatat 30.949.804 orang telah terinfeksi Covid-19 dengan 959.116 meninggal dunia. Covid-19 juga telah menyebar ke 235 negara di dunia. [Mohamad Deny Irawan]
























