Jakarta, Gontornews — Saatnya Tahun Baru Islam ini kita niatkan diri untuk berhijrah menjadi orang yang lebih baik, untuk keluarga dan bangsa. Menjadi orang pintar yang mengajinya terjaga, sehingga pintarnya membuat dirinya takluk kepada Allah SWT. “Sehingga tujuan kita untuk membangun negeri yang dirahmati bisa terlaksana,” terang Ustazah Dr Oki Setiana Dewi MPd di hadapan ribuan peserta seminar bertema, Muslimah: Membawa Perubahan yang Lebih Baik.
Seorang Mukmin yang baik tentunya selalu siap menjaga, berjuang, dan membangun negeri tercintanya. Hal ini selaras dengan yang telah digaungkan komunitas One Day One Juz di Istiqlal, pada Agustus 2022 lalu.
Kepada Gontornews.com, penulis kelahiran 13 Januari 1989 itu menyampaikan, “Ketahuilah, kita punya tugas di hidup ini dan tidak main-main.” Sebagai seorang khalifah di bumi sudah sepatutnya kita berpikir bersama bagaimana caranya membangun negeri. Sedangkan cara itu bisa dimulai dari bagaimana kita menyadari peran kita masing-masing.
Pertama, peran kita sebagai hamba Allah. Singkatnya, lanjut da’iah nasional tersebut, kalau mau membangun negeri, pastikan kita punya hubungan yang baik terlebih dahulu kepada Allah Ta’ala, seperti beribadah kepada Allah, melakukan apapun yang Allah suka (ridha).
Menjadi seorang Mukmin harus banyak berfikir, memastikan segala apa yang ia lakukan bernilai ibadah. Cara menjaga hubungan yang baik kepada Allah adalah melakukan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua larangan-Nya, lillah, lalu berbakti kepada orangtua, bersikap baik kepada pasangan dan keluarga.
Kedua, peran sebagai masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. “Semua kita punya potensinya, kecerdasannya masing-masing, namun apapun potensinya, pastikan keberadaan kita menjadi manfaat kepada orang lain,” tekan aktris cantik pemeran Ana Althafun Nisa dalam film, Ketika Cinta Bertasbih, itu.
Fitrah kita adalah seorang hamba yang mengabdi kepada Allah dan pastikan semua yang kita lakukan adalah semata-mata hanya untuk-Nya. Karena itu, teruslah menjaga hubungan baik kita kepada Allah, lalu kepada sesama, dan tak lupa hubungan baik kepada diri sendiri. <Edithya Miranti>






















