Padang, Gontornews — Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (IKA FK Unand) menyepakati penyaluran sembilan ekor sapi di lima titik minus kurban di Sikakap dan empat titik di Sipora, kawasan Kepulauan Mentawai.
“Terkumpul 14 sapi dan seekor kambing untuk program Kurban Alumni 1437 H. Kali ini kita menggandeng Dompet Dhuafa Singgalang untuk penyaluran sembilan ekor sapi di Mentawai. Sedangkan sisanya untuk lokasi sekitar pekurban masing-masing,” ujar dr Poby Karmendra, sekretaris Panitia Kurban IKA FK Unand, Kamis (1/9).
Poby menambahkan, program ini semata-mata untuk mewujudkan kepedulian bagi masyarakat Sumatera Barat lainnya yang belum sempat mencicipi nikmatnya daging kurban di momen Idul Adha. “Setiap tahun, biasanya para alumni berkurban di lokasi perumahan, dan terkadang di kampung halaman masing-masing. Jadi kali ini kami ingin berbagi kurban di lokasi yang sangat membutuhkan di Sumatera Barat,” paparnya dilansir dompetdhuafa.org.
Mentawai menjadi pilihan karena lokasinya terpencil dan tak ada sapi di sana. Seperti yang diinformasikan Dompet Dhuafa Singgalang, hewan ternak yang ada di Mentawai hanyalah ayam dan itik. “Kami ingin kurban dari IKA FK tepat sasaran dengan menjadikan Mentawai sebagai penerima manfaatnya,” papar Poby.
Sementara itu, Prof dr Delfitri SpTHT-KL, ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA FK Unand mengatakan, IKA FK Unand juga akan mengagendakan program pemberdayaan di Mentawai sebagai wujud kepedulian jangka panjang bagi Muslim di Mentawai. “Kita akan membangun masjid di salah satu desa di Mentawai, dengan menugaskan ustadz untuk menetap di sana,” ujarnya.
Masjid ini nantinya akan dijadikan tempat pembinaan pendidikan anak mualaf dan akan mendapatkan beasiswa ke pesantren. Alumni akan ambil andil dalam meningkatkan sosio-ekonomi masyarakat. [Fathurroji/Rus]

























