Colorado, Gontornews – Sebuah penelitian menunjukkan, perubahan iklim telah mengakibatkan es di Antartika dan Greenland mencair lebih cepat dari perkiraan. Akibatnya, permukaan air laut dunia meningkat sekitar 7 cm terhitung sejak tahun 1993 atau 3 milimeter per tahun.
Pakar kedirgantaraan Universitas Colorado, Steve Nerem, mengatakan permukaan air laut meningkat dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya. Penelitian ini sendiri menggunakan data satelit yang dilakukan selama 25 tahun.
“Terakhir kali bumi merasakan suhu panas seperti saat ini terjadi pada 125.000 tahun yang lalu. Kita tahu bahwa saat ini, permukaan laut dunia meningkat hingga 6 meter,” ungkap Nerem sebagaimana dilansir Tech Times.
Lapisan es Antartika dan Greenland merupakan kawasan es paling besar di bumi. Kawasan tersebut, setidaknya, mengandung 99 persen es air tawar di bumi. Ukuran luas es Antartika sebanding dengan luas gabungan daratan Amerika Serikat dan Meksiko. Sedangkan luas es Greenland sebanding dengan tiga kali lebih besar dari kota Texas di Amerika Serikat.
Berdasarkan data yang diperoleh dari European Environment Agency, awal pencairan lapisan es di Greenland terjadi sejak tahun 1992 hingga 2005 yang menyebabkan kenaikan permukaan air laut dunia meningkat hingga 10 milimeter. Di sisi lain, pencairan es di Antartika berkontribusi pada kenaikan permukaan laut hingga 5 milimeter dalam periode yang sama. [Mohamad Deny Irawan]


















