Ponorogo, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor terus bergerak meningkatkan kualitas guna mewujudkan cita-citanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Islam. Hari ini, Sabtu (10/3), UNIDA menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Indonesia (BI).
MoU ditandatangani oleh Rektor UNIDA Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi MA dan Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo SE MSc PhD. Penandatanganan yang diadakan di Hall Utama Gedung Terpadu Lt 4 UNIDA ini, dihadiri jajaran karyawan BI, para wakil rektor, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari kampus-kampus di Karesidenan Madiun. Hadir pula Ketua Yayasan Pengembangan dan Pemeliharaan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM) Ustadz Imam Shobari MA.
Kerjasama ini menyangkut banyak hal. Terutama di bidang Ekonomi Syariah. Yang terpenting yaitu pembentukan dan pengembangan kurikulum ilmu wakaf, yang akan dipusatkan di UNIDA.
“Program Studi Ilmu Wakaf ini merupakan satu-satunya di dunia, setelah ditutupnya Program Studi Ilmu Wakaf di universitas di Abu Dhabi,” tutur Rektor UNIDA.
Selain itu, kerjasama juga akan dilakukan dalam pengembangan dan pemanfaatan wakaf-wakaf yang banyak tersebar di Indonesia.
Ke depannya, BI juga akan terus mengembangkan Bank Syariah di Indonesia. Mengingat, Bank Indonesia satu-satunya Bank Sentral di dunia yang mengembangkan Bank Syariah.
Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum oleh Perry Warjiyo SE MSc PhD. [Iqbal]




















