Jakarta, Gontornews–Masyarakat Indonesia ternyata mengalami penurunan kebahagiaan dari 2015 hingga 2018.World Happiness Report menyebutkan, Indonesia masuk di peringkat 74 pada tahun 2015. Kemudian menurun menjadi peringkat 79 pada tahun 2016. Penurunan tersebut kemudian berlanjut hingga tahun 2018 Indonesia berada di peringkat 96.
Seperti dikutip CNN, disebutkan bahwa ada enam variabel yang digunakan untuk mengukur World Happines Report yaitu, PDB (Product Domestic Bruto) per kapita, angka harapan hidup, bantuan sosial, kebebasan sosial, persepsi korupsi dan kemurahan hati.
Adapun penyebab penurunan peringkat tersebut menurut Mari Elka Pangestu, President United in Diversity adalah karena persepsi korupsi dan bantuan sosial. “Itu yang menyebabkan Indonesia mendapatkan ranking yang rendah,” ungkapnya.
Meskipun peringkat Indonesia menurun dalam skala dunia, indeks kebahagiaan masyarakat di Indonesia ternyata mengalami peningkatan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, indeks kebahagiaan Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2014 dan 2017.
Di mana pada tahun 2014 sebesar 68,28 dan meningkat menjadi 70,69 pada tahun 2017. Indeks Kebahagiaan Indonesia ini disusun oleh tiga dimensi yaitu Kepuasan Hidup, Perasaan dan Makna Hidup. [Muhammad Khaerul Muttaqien]
























