Medan, Gontornews — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 sukses melakukan beberapa hal dan inovasi baru. Papar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya pada acara Pembukaan MTQ Nasional 2018.
Menurutnya ada tiga hal baru pelaksanaan MTQ tahun ini. Pertama, memanfaatkan teknologi informasi dalam pendaftaran otomatis dengan finger print, penggunaan aplikasi e-Maqra sampai dengan proses penjurian melalui aplikasi musabaqah sebagai bentuk adaptasi terhadap era digital.
βHal ini menunjukkan bahwa syiar keagamaan tidaklah jumud (stagnasi), akan tetapi selalu dinamis dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman,β ujar Menag saat Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-27 Tahun 2018 di Medan, Sumatera Utara, Ahad, (07/10) malam.
Kedua, lanjut Menag, penyelenggaraan MTQ kali ini juga telah dibuat Kode Etik Juri sebagai upaya menjaga kredibilitas event sekaligus kesucian momen yang berlabel al-Qur’an, setelah sebelumnya telah dilakukan proses seleksi Dewan Hakim Nasional untuk memantapkan kualitas pelaksanaan musabaqah secara profesional dan transparan.
Ketiga, dalam pelaksanaan event MTQ kali ini juga, Menag menjelaskan, disiapkan berbagai layanan publik sebagai bentuk hadirnya pemerintah (Kementerian Agama) di tengah-tengah masyarakat, seperti Konsultasi Syariah, Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sakinah, Zakat dan Wakaf, Produk Halal, dan Layanan Metode 60 menit membaca al-Qur’an.
βKami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan publik bervisi masa depan yang akan direplikasi oleh seluruh satuan unit kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia,β tuturnya.
Presiden Joko Widodo membuka resmi MTQ yang kembali hadir di bumi Sumatera Utara setelah menanti 47 tahun. Sumut menjadi tuan rumah MTQ ke-4 Tahun 1971 lalu. Ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya tumpah ruah memenuhi kawasan Sport Center Pancing Medan yang menjadi Astaka MTQ sekaligus episentrum gelaran MTQ yang dibuka meriah dan gemerlap.
Selain tarian kolosalΒ yang dibawakan oleh siswa-siwi madrasah dan sejumlah atraksi hiburan lainnya, tampil kelompok musik religi Bimbo yang menyanyikan lagu-lagu hitsnya. [Al Hafidh]





















