Tokyo, Gontornews — Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menyebut perang dagang antara Cina-Amerika Serikat telah menggangu stabilitas ekonomi dunia termasuk Malaysia. Meski lebih banyak sisi negatifnya, Malaysia, sebut Mahathir, siap mengambil sisi positif perang dagang yang dilakukan oleh kedua negara besar dunia tersebut.
“Kami berharap para investor akan pindah ke Malaysia. Tetapi, pada saat yang sama, kami melihat bahwa perang dagang ini membawa banyak hal-hal negatif,” ujar Mahathir sebagaimana dilansir Free Malaysia Today.
“Perang dagang tidak menyelesaikan masalah apapun. Bahkan sebaliknya, perang dagang telah menciptakan bayak masalah dan merusak tatanan tidak saja untuk kedua negara tapi juga seluruh dunia,” tambah Perdana Menteri berusia 93 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Mahathir tengah memprioritaskan perkembangan unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Malaysia agar dapat mengambil sisi positif perang dagang. Di lain sisi, kerjasama UMKM dengan negara-negara sahabat seperti Jepang dapat memperkuat basis ekonomi antar kedua negara.
“Tidak seperti perusahaan besar, (pengusaha UMKM) tidak terlalu akrab dengan investasi asing. Kami akan memastikan bahwa jika mereka memiliki masalah, kami dapat membantu mereka mengatasi masalah ini,” janji Mahathir saat menghadiri dialog konferensi Asosiasi Ekonomi Malaysia Jepang ke-36 dan Forum Bisnis Malaysia di Tokyo, Selasa (6/11).
“Saya pikir, negara-negara di ASEAN dapat mengatasi kesulitan in idan memiliki kebijakan yang tepat sehingga kami dapat terlibat dalam memanfaatkan sepenuhnya potensi di negara kami. Sumber daya kami sangat besar hanya saja tata kelola kami lebih terfokus pada sektor domestik ketimbang regional,” pungkas Mahahtir. [Mohamad Deny Irawan]






















