10
Tonton Selengkapnya
33 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Penjajahan Terhadap Islam di Indonesia Tempo Dulu

Edithya Miranti by Edithya Miranti
19 August 2019
in Laput
0
Penjajahan Terhadap Islam di Indonesia Tempo Dulu

Jakarta, Gontornews — Berbicara soal pemurtadan di Indonesia, sejatinya telah terjadi sejak lama. Sebut saja sejak zaman penjajahan kolonial Belanda. Belanda telah menduduki Indonesia selama tiga abad lamanya. Selama itu pula Belanda melayangkan visi dan misinya. Baik untuk menguasai rempah-rempah juga melakukan agresi kristenisasi di Bumi Pertiwi.

Setelah berkuasa yakni selama ratusan tahun, Belanda terus memfasilitasi umat Nasrani dan penduduk pribumi yang ingin mengikuti kepercayaannya. Salah satunya terkait fasilitas pendidikan. Selain itu, Belanda juga sangat selektif memerangi dakwah ‘ekstrim’ Islam yang dapat mengancam kepentingannya. Kala itu, posisi Islam sangat tidak baik. Bahkan menjadi agama yang sangat tertekan.

“Jika dipetakan, pemetaan antara umat Islam saat disandingkan dengan Kristiani, Hindu, ataupun Budha. Maka terlihat, umat Islam paling banyak mengalami benturan yakni saat bersandingan dengan Kristen,” ujar Dr Achmad Zainuri, penulis disertasi berjudul ‘Konflik Gereja Yasmin Memerlukan Mediator’ di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI).

Menghadapi beragam benturan dari penjajah yang notabene non Muslim, masyarakat akhirnya menunjukkan sikap Islam tradisional. Sikap ini adalah sikap anti budaya Barat. “Wujudnya dengan selalu berpenampilan dan berperilaku local, tanpa ada sisipan budaya luar sama sekali,” lanjutnya, kepada Gontornews.com di bilangan Cilandak.

BACA JUGA

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Sebut saja, jika warga Belanda berbusana ala Barat, maka mereka tetap menggunakan kebaya atau blangkon sebagai ciri khas rakyat pribumi. Saat pelajaran di sekolah menggunakan bangku, maka mereka cukup duduk di atas tanah (lesehan). Begitupun sikap mereka terhadap kebijakan pemerintah lainnya.

Bentuk ketidakadilan yang ditunjukan pemerintah Belanda kepada Muslimin tanah air yang paling terlihat jelas adalah dalam dunia pendidikan. Lagi-lagi kesulitan demi kesulitan terus diberikan Belanda dan dibenturkan pada kondisi finansial warga yang sangat rendah.

Pada zaman itu, pelajar yang bernamakan Islami dilarang untuk bisa studi ke luar negeri. Guru-guru Islam juga tidak berkesempatan untuk sekolah tinggi. Menyiasati hal tersebut, mereka akhirnya banyak yang mengganti nama mereka agar tertutup identitas Islamnya.

Sayangnya, saat pelajar Muslim tadi memutuskan mengganti namanya, sebagian dari mereka ada yang justru terpengaruh budaya Nasrani dan menjadi bagian dari mereka. Hal inilah yang sangat disesalkan banyak orang. Namun, tidak semuanya begitu. Masih banyak juga pelajar yang tetap berpegang teguh pada panji-panji Islam. Meskipun harus tinggal di negeri Nasrani dengan kebudayaan mereka yang tergolong sangat bebas.

Pada masa penjajahan Jepang, demi kepentingannya di kancah internasional, Jepang menyatukan organisasi masyarakat Islam di Indonesia. Saat itulah, pertama kalinya ormas Islam bersatu di Indonesia. Meski akhirnya, satu-persatu dari ormas tersebut melepaskan diri. Hingga akhirnya berpecahlah seperti sedia kala.

Sejatinya hal tersebut sah-sah saja. Karena yang terpenting dari semua itu adalah kemajemukan visi dan misi tiap ormas Islam tetap bertujuan memajukan satu sama lain. Bukan sebaliknya.

Kembali kepada gerakan kristenisasi di Indonesia. Di desa-desa kecil khususnya, kristenisasi kembali menelusup lewat jalur budaya. Dalam beberapa acara peribadatan mereka menggunakan kostum budaya setempat, termasuk dalam berkhutbah.

Taktik lainnya disebarkan melalui proses pernikahan. Dimana diawali dengan merajut tali asmara sepasang kekasih beda agama. Lalu memurtadkannya dikala sudah terlanjur cinta.

Ada yang prosesnya terjadi dengan menghamili Muslimah terlebih dulu agar mau menikah dengan kekasihnya. Atau bersyahadat sebelum menikah setelah itu murtad kembali setelahnya. Beberapa hal mengecohkan tersebut banyak berhasil memurtadkan umat Islam di Indonesia.

Sebut saja kasus yang disebutkan Hidayatullah.com tentang pemurtadan berkedok pernikahan di Cirebon, Jawa Barat. Nurmala (33), Muslimah asal Desa Situ Wetan Plered, Cirebon dipaksa murtad oleh suaminya Stevanus yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya, ia sempat dipacari dan dihamili, hingga akhirnya mereka berdua terpaksa dinikahkan.

Sekarang ini misi permutadan sudah dilakukan secara terbuka terhadap Muslimin di Indonesia. “Kelompok Kristen ini akan menghalalkan segala cara agar tujuan kristenisasi terhadap umat Muslim tercapai,” ungkap Ustadz Bernard Abd Jabar, seorang mantan pendeta.

Kaum Kristen ini memiliki target jangka panjang dimulai tahun 1970 sampai dengan 2020. Tahun 2020 itu adalah tahun penggenapan. Sedangkan “sales” mereka menyebar ke seluruh penjuru Indonesia, lanjutnya, dalam diskusi bertemakan, “Pemurtadan Makin Marak Video Membuktikan” di Masjid Abu Bakar Shiddiq, Jalan Otista, Jakarta Timur.

Ustad yang pernah menjadi pendeta ini menambahkan, Indonesia yang disebut dalam kitab injil sebagai negara Nebuyat menjadi target utama misi kristenisasi dan pemurtadan. Misi ini dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan kaum Muslim yang masih dililit kebodohan dan kemiskinan.

“Kristenisasi dan pemurtadan akan tetap ada sampai kiamat, dan itu sudah ada dalam Al Qur’an,” tegas Abd Jabar. Ia menambahkan, umat Kristen ini akan terus berusaha memerangi umat Islam. Mereka juga tak akan berhenti sampai umat Islam mengikuti agama mereka. “Ini kan jelas terdapat di dalam al-Qur’an,” tambah Abd Jabar lagi. <Edithya Miranti>

Tags: dr achmad zainurimurtad
Share342Tweet214Send
Previous Post

Kapal Tanker Iran Berlayar Setelah Gibraltar Tolak Permintaan AS

Next Post

Kisah Unik Berdirinya Masjid Tiban Turen

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result