Depok, Gontornews — Masjid Dian Al-Mahri merupakan salah satu masjid termegah se-Asia Tenggara. Masjid ini cukup dikenal karena kubahnya dilapisi emas hingga banyak yang menyebutnya Masjid Kubah Emas.
Disebut Masjid Kubah Emas karena memang kubah masjidnya berlapiskan emas. Tak tanggung-tanggung, selain berlapiskan emas 24 karat setebal 2 hingga 3 mm, kubah ini juga dilapisi dengan mozaik kristal. Seluruh materialnya diimpor langsung dari Italia.
Ada tiga teknik pemasangan material emas pada kubah tersebut. Pertama, serbuk emas (prada) yang terpasang di mahkota/pilar. Kedua gold plating yang terdapat pada lampu gantung, ralling tangga mezanin, dan beberapa tempat lainnya. Ketiga, gold mozaik solid yang terdapat di kubah utama dan kubah menara.
Selain sebagai rumah ibadah, masjid juga dijadikan sebagai kawasan wisata religi. Sebagaimana dilansir detik.com, Masjid Kubah Emas dibangun pada April 1999 dan diresmikan pada 31 Desember 2006. Peresmian tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1427 H. Kala itu, sang pemilik masjid yang langsung meresmikannya.
Masjid ini terletak di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia. Masjid megah bernuansa Timur Tengah ini, didirikan oleh almarhumah Hj Dian Juriah Maimun Al-Rasyid. Ia adalah seorang pengusaha asal Banten dan istri dari Drs H Maimun Al-Rasyid.
Kemegahan bangunan masjid yang dipadu-padankan dengan keelokan panorama sekitar, menjadi daya tarik tersendiri bagi para jamaah. Tak ayal, hampir setiap waktu masjid ini kerap ramai dikunjungi para wisatawan dari pelosok negeri. <Edithya Miranti>






















