Jakarta, Gontornews — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencoba memaparkan cara untuk mengatasi asap yang disebabkan oleh karhutla yang masuk ke dalam rumah, sehingga dapat mengurangi dampak bahaya dari kabut asap tersebut.
Dikutip dari Buku Penanggulangan Krisis Kesehatan Lindungi Diri dari Bencana Kabut Asap Kementerian Kesehatan, Kemenkes memastikan agar pintu dan jendela rumah selalu tertutup rapat untuk menghindari kabut asap masuk.
Selain itu, jika rumah memiliki exhaust fan atau penyaring udara, sebaiknya dimatikan dan tutup rapat celah yang ada pada alat tersebut. Dianjurkan juga untuk menyegel ruangan di sekitar jendela termasuk jika ada dinding yang retak, atau bukaan ke luar lainnya dengan menggunakan dempul, perekat, atau kain basah.
Sementara bagi rumah yang memiliki alat pendingin udara (AC) pastikan agar selalu beroperasi sepanjang waktu. Terlebih beberapa AC keluaran terbaru memiliki fitur untuk menyaring partikel kecil.
Namun jika dirumah tidak memiliki AC menyaring udara dapat dengan meletakkan kain basah di seluruh jendela dan ventilasi. Cuci dan basahkan kembali kain sesuai kebutuhan.
“Kain dakron yang dibasahi efektif mengurangi kadar pencemaran udara akibat kabut asap karhutla,” jelas dr Achmad Yurianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, seperti dikutip Antara.
Laki-laki yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes itu juga mengatakan kain dakron yang dibasahi tersebut telah dilakukan uji penelitian antara Kemenkes dengan Institut Teknologi Bandung.
Setelah dilakukan uji coba di beberapa sekolah dan dilakukan pengukuran ISPU di dalam dan di luar kelas, lanjutnya, ternyata udara dalam kelas yang terpasang kain dakron lebih baik dari pada udara yang ada di luar kelas.
“Penyaringan udara agar lebih efektif bisa menggunakan tirai kain di seluruh jendela dan pintu dan usahakan tirai kain selalu dalam keadaan lembab dengan cara menyemprotkan air secara berkala,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat yang terdampak kabut asap agar selalu menjaga makanan dan minuman di rumah dari paparan kabut asap. Menutup tempat-tempat penampungan air di area terbuka dan mencuci buah dan sayur sebelum diolah atau dikonsumsi.
Selain itu juga biasakan mencuci tangan dengan sabun serta sediakan obat-obatan penting di rumah.[Devi Lusianawati]





















