Istanbul, Gontornews — Presiden Turki, Racip Tayyip Erdogan, mendesak negara-negara Muslim untuk bekerja lebih keras dalam membantu jutaan Muslim yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Ia pun mendorong agar setiap Muslim di dunia menunaikan wajib zakat untuk membantu saudara Muslim yang menderita kemiskinan.
“Dua puluh satu persen anggota Organisasi Kerjasama Islam (Organization of Islamic Cooperation/OIC)), yang berarti 350 juta saudara kita, berada dalam kemiskinan,” kata Erdogan saat menyampaikan sambutan dalam OIC High Level Publik and Private Investment Conference di Istanbul, Ahad (8/12).
Sebagaimana dilansir Anadolu, Erdogan mengatakan bahwa negara Muslim terkaya di dunia memiilki kekayaan 200 kali ketimbang negara Muslim termiskin. Baginya, jika Muslim membayar kewajiban zakat mereka tidak ada negara Muslim di dunia yang akan menderita kemiskinan.
Dalam pertemuan itu pula, Erdogan juga mengatakan jika maraknya investasi antara negara-negara Islam sebagai peluang sekaligus ancaman. Namun, ia tidak menampik ada sejumlah keputusan tak terduga yang mungkin saja terjadi.
“Sangat penting bagi kami untuk mengimplementasikan hal-hal untuk kami diskusikan, bicarakan dan membuat keputusan,” tambah Erdogan.
Secara khusus, Erdogan mengatakan Turki berada di peringkat ekonomi terbesar ke-13 di dunia dan terbesar kelima di Eropa dalam hal daya beli masyarakat. Selain itu, Turki uga menjadi negara keenam yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing dengan 46 juta wisatawan dan berusaha untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di angka 50 juta pada 2019. [Mohamad Deny Irawan]






















