Bogor, Gontornews — Pesantren dapat membantu mencetak generasi muda dan mendorong untuk terjun ke dunia usaha. Demikian kata Wakil Presiden Republik Indonesia Jususf Kalla (JK) dalam pembukaan Halaqah Ulama “Jaringan dan Kerjasama Pesantren se-ASEAN” di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/12).
JK mengatakan, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan para pengusaha. Sebab, tidak banyak generasi muda yang berniat untuk berwirausaha atau terjun ke dunia usaha. Padahal, pengusaha merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong kemajuan bangsa.
“Tanpa itu kita tidak bisa maju, tapi kemajuan milik orang lain. Oleh karena itu, dewasa ini timbul ketidakadilan karena kita sendiri tidak ikut dalam pertarungan itu dalam bidang usaha,” ujarnya. Hal inipun juga menjadi tugas para ulama sehingga terjadi pemerataan kesejahteraan.
JK juga meminta para ulama mencegah terjadinya radikalisasi yang menyebabkan konflik besar seperti di berbagai negara Islam lainnya. Ia pun bersyukur tak terjadi konflik di antara umat Islam di Asia Tenggara.
Menurutnya, perdamaian yang tercipta di wilayah ASEAN tak terlepas dari sejarah penyebaran Islam yang berbeda dari penyebaran Islam di Timur Tengah dan juga Afrika. JK menjelaskan, penyebaran Islam di Indonesia tak dilakukan dengan pemaksaan seperti perang dan juga kekerasan lainnya. Penyebaran Islam di Indonesia terjadi melalui transaksi perdagangan yang dilakukan oleh para ulama.
Ia pun berharap rencana pemerintah yang akan mendirikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dapat mendorong generasi muda untuk memiliki pendidikan yang lebih baik di bidang keagamaan. Indonesia, dapat menjadi contoh bagi negara Islam lainnya dalam menciptakan perdamaian. [Fathurroji/Rus]





















