Pola asuh yang tepat di era digital memberikan banyak manfaat bagi orangtua. Misalnya, anak mampu menyerap informasi yang baik dari kemajuan teknologi. Psikolog Elly Risman memberikan beberapa cara pola asuh yang harus dijalani orangtua pada era digital agar tumbuh kembang anak berjalan baik, di antaranya:
- Tanggung Jawab
Pola asuh merupakan tanggung jawab penuh orangtua. Tidak hanya ibu, sosok ayah juga diperlukan dalam tumbuh kembang anak. Orangtua harus memiliki pandangan pola asuh yang sama agar konsistensi bisa terjaga dengan baik. Kedua orangtua bertanggung jawab atas jiwa, tubuh, pikiran, keimanan serta kesejahteraan anak secara utuh.
- Kedekatan
Tidak hanya membangun kedekatan secara fisik, kedekatan secara emosional perlu dibangun. Hal ini membuat anak selalu merasa nyaman berada di dekat kedua orangtuanya. Tidak hanya itu, kedekatan emosional yang terjadi bisa menjadi cara yang baik untuk membantu tumbuh kembang anak.
- Tujuan Pengasuhan
Sebaiknya, orangtua memiliki tujuan pengasuhan pada anak sejak anak dilahirkan. Sepakati dengan pasangan, bagaimana pengasuhan akan dilakukan dan prioritas apa yang diberikan pada anak. Dengan memiliki tujuan yang akan dicapai, orangtua lebih mudah menjalankan tata asuh anak.
- Bicara dengan Baik pada Anak
Orangtua wajib berbicara baik pada anak, baik nada berbicara maupun tutur kata. Jangan membohongi anak, mengerti bahasa tubuh, mendengarkan serta menghargai perasaan dan keputusan anak. Jangan berbicara dengan nada memerintah, menyalahkan, dan membandingkan karena akan mempengaruhi rasa percaya diri dan tumbuh kembang anak.
- Mengajarkan Keimanan atau Agama
Ajarkan anak dasar-dasar agama. Pendidikan agama yang baik dapat membantu anak untuk menjalankan kehidupan. Dasar pendidikan agama yang kuat membantu tumbuh kembang anak. Ini menjadi modal ketika ia mulai belajar untuk berinteraksi dengan lingkungan sosial.
- Melakukan Aktivitas Bersama Anak
Jangan ragu melakukan aktivitas bersama anak. Kegiatan positif yang dilakukan bersama orangtua membangun emosional anak dan mampu menjadikan anak sosok yang bertanggung jawab ke depannya. Jangan lupa luangkan waktu bersama di akhir pekan atau sisihkan waktu sebentar setiap pulang beraktivitas setiap harinya.
- Persiapkan Mental Anak untuk Masuk Era Digital
Tidak ada salahnya memperkenalkan anak dengan gawai dan teknologi. Namun, sebaiknya orangtua punya sikap tegas. Berikan aturan ketika anak akan menggunakan gawai dan teknologi. Ketika orangtua membatasi waktu bermain gawai, isi waktu mereka dengan kegiatan positif, seperti mengikuti les atau kegiatan lain yang disukai anak. [Edithya Miranti]





















