Jakarta, Gontornews–Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar atau akarab disapa Aa’ Gym mendukung Aksi Bela Islam jilid III yang dikenal dengan aksi 212. Aksi super damai yang akan digelar pada Jumat (2/12/2016) ini telah disepakati Polri dan GNPF MUI dipusatkan di Monas.
Dai’ kondang asal Bandung ini juga terlihat hadir dalam pertemuan antara GNPF MUI dan Kapolri di Gedung MUI Jl Proklamasi, Jakarta Pusat. Aksi Super Damai Bela Islam Jilid III ini tetap focus pada penegakan hokum kasus penistaan al-Qur’an dan Ulama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.
Aa Gym berpesan melalui akun twitternya agar dalam menghadapi konflik tetap mengedepankan semangat persaudaraan, mencari solusi terbaik dan bekerjasama.
“Tiga kiat menghadapi konflik; semangat bersaudara, semangat solusi Dan semangat sukses bersama, alhamdulillah kita sama sama sukseskan 212,” tulisnya (27/11) malam.
Dai yang selalu tampil menggunakan sorban di kepala ini berencana ikut aksi 212 dengan mengerahkan 10 ribu jamaah Daarut Tauhid. Para santri ini tak hanya ikut menyampakan aspirasinya tapi juga memiliki tugas khusus sebagai Tim Khidmat Kebersihan agar lokasi Aksi Super Damai bersih dan rapi. Mereka akan dibekali sapu lidi, pengki, sarung tangan dan tas kresek.
Sebelumnya pada Aksi Bela Islam jilid II yang digelar 4 November lalu (Aksi 411), jamaah Daarut Tauhid juga berperan membersihkan sampah di sepanjang lokasi aksi. Dengan adanya tim kebersihan tersebut, aksi yang diikuti jutaan umat Islam itu menjadi lebih indah dan tidak mudah difitnah oleh media yang mencari kesalahan umat Islam.
Aa Gym menegaskan pula, sebagai seorang pemimpin tak cukup dengan “kerja kerja kerja ” harus dengan “akhlaq akhlaq akhlaq ” baru pemimpin akan jadi solusi dan dicintai.
“Kita rindu pemimpin yang bukan Hanya bisa bekerja dengan baik Dan benar, tapi jadi tauladan dalam kemuliaan akhlaq,” tuturnya. [Ahmad Muhajir]




















