Jakarta, Gontornews — Bencana banjir yang melanda tujuh kecamatan di Garut, Jawa Barat, meninggalkan duka mendalam. Warga yang menjadi korban bencana masih diselimuti perasaan kalut dan trauma.
Untuk itu Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Ikatan Manager Artis Indonesia (Imarindo) menjalin kerjasama penggalangan dana untuk meringankan beban saudara yang ditimpa musibah.
Kerjasama tersebut diwujudkan dalam kolaborasi kemanusiaan yang diawali dengan konser “Malam Cepat Tanggap” untuk Banjir Garut di Rolling Stone Cafe, Senin malam (26/9).
Aksi ini melibatkan para pegiat kemanusiaan dan pegiat industri hiburan untuk mengumpulkan dana sekaligus mengajak para tamu untuk menyisihkan kepedulian terbaiknya.
“Ini momentum kebersamaan sesama anak bangsa untuk bergandeng tangan meringankan beban para korban sekaligus juga nasihat alam agar kita lebih bersahabat dengan semesta sekaligus lebih mendekatkan kepada Sang Pencipta,” ujar Senior Vice President ACT Imam Akbari.
Menurut Akbari, kolaborasi ACT dengan para artis dan musisi melalui Imarindo adalah hal yang nyata di tengah hiruk pikuk politik dan ekonomi di Tanah Air.
Dalam aksi Malam Cepat Tanggap ini, sejumlah artis tak hanya menghibur tapi juga ikut melelang sejumlah barang berharga untuk penggalangan dana. Dana yang masuk seluruhnya akan disalurkan kepada para korban melalui ACT.
Ketua Umum Imarindo Nanda Persada mengatakan, aksi Malam Cepat Tanggap yang melibatkan Imarindo adalah salah satu wujud peran serta para artis dan pekerja seni untuk berbagi bersama.
Dengan banyak berbagi, lanjutnya, akan banyak pula kebaikan, doa dan cinta yang akan berdampak pula pada semuanya.
“Semoga peran para artis bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tandasnya.
Kolaborasi kemanusiaan antara ACT dan Imarindo ini sudah yang kedua kalinya, setelah sebelumnya menyalurkan hewan qurban bagi warga di Kampung Siring, Banten. [Ahmad Muhajir/Rus]




















