Riyadh, Gontornews — Arab Saudi mencatat 14 kematian baru terkait COVID-19 pada hari Kamis (27/5). Angka ini meningkatkan jumlah total kematian menjadi 7.309.
Arabnews.com merilis, Kementerian Kesehatan Saudi mengonfirmasi 1.183 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan Saudi dalam 24 jam terakhir, yang berarti sekarang sebanyak 445.963 orang telah tertular penyakit itu.
Dari total kasus tersebut, 10.152 masih aktif dan 1.353 dalam kondisi kritis.
Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di ibukota Riyadh dengan 342 kasus, diikuti oleh Mekkah 317, Provinsi Timur 160, Madinah 77 dan Asir 63 kasus.
Kementerian kesehatan juga mengumumkan bahwa 1.040 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah pemulihan di Kerajaan Saudi menjadi 428.502.
Kementerian mengulangi seruannya kepada masyarakat untuk mendaftar vaksinasi, dan mematuhi protokol kesehatan.
Sementara itu, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi membuka kembali 17 masjid di tujuh wilayah setelah dievakuasi sementara dan mensterilkannya karena 17 orang dinyatakan positif virus korona, sehingga jumlah masjid ditutup dan dibuka kembali setelah disterilkan menjadi 1.388 dalam 110 hari.
Pandemi virus korona telah mempengaruhi lebih dari 169 juta orang di seluruh dunia dan jumlah kematian telah mencapai sekitar 3,51 juta.[]




















