Abuja, Gontornews — Nigeria dihantam banijr bandang yang menewaskan 199 orang. Badan penanggulangan bencana Nigeria (National Emergency Management Agency/NEMA) menyebut bahwa korban meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah korban tewas yang terjadi tiga minggu yang lalu.
Sejauh ini, sebagaimana dilansir Reuters, Nigeria diketahui memiliki infrastruktur yang buruk serta tidak memiliki perencanaan yang pasti untuk melindungi wilayah dari genangan. Akibatnya, banjir menjadi musibah yang terjadi setiap tahun dengan korban terbanyak terjadi sejak tahun 2012 yaitu 363 korban tewas.
Lebih lanjut, NEMA mengatakan bahwa banjir di tahun 2018 telah melanda 36 negara bagian dan mempengaruhi 1,92 juta orang dan menyebabkan pengungsi lebih dari 560.000 orang. Selain itu, genangan air yang terlampau lama juga berpotensi menyebabkan menyebarnya penyakit kolera.
Dalam beberapa tahun terakhir, banjir di Nigeria telah menyebabkan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Padahal, Nigeria menjadi negara penghasil terbesar dan negara terpadat penduduknya. [Mohamad Deny Irawan]






















