Livington Park, Gontornews – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh the Center for Injury Research and Policy (CIRP) dan Posion Center Nationwide Children’s Hospital (PCNCH) di Livingston Park Amerika Serikat menunjukkan efek negatif dari cairan rokok elektronik bagi anak-anak. Keduanya melaporkan setidaknya terdapat 8.200 aduan dari masyarakat sepanjang Januari 2012-April 2017 tentang efek negatif cairan rokok elektronik bagi anak.
Dalam penelitian tersebut, 84% korban akibat efek negatif cairan rokok elektronik adalah anak-anak berusia 3 tahun. Umumnya, mereka mendapatkan efek nikotin cair dari produk rokok yang sedang booming tersebut. Dalam tingkatan yang berbahaya, nikotin cair dapat menyebabkan kejang, gangguan pernafasan, serangan jantung hingga koma.
“Paparan ini memprihatinkan karena sedikit larutan nikotin pekat dapat dengan mudah berubah menjadi dosis yang sangat mematikan bagi anak-anak,” kata peneliti sekaligus Direktur PCNCH, Henry Spiller, sebagaimana dilansir Science Daily.
Penelitian tersebut juga memaparkan bahwa efek negatif nikotin cair meningkat hampir 1.400% sepanjang 2012-2015 meski sempat mengalami penurunan sepanjang periode 2015-2016.
Peneliti menganggap bahwa penurunan dampak negatif cairan nikotin disebabkan adanya regulasi yang membatasi penyebaran nikotin cair serta meningkatnya kesadaran publik akan bahan rokok elektronik bagi anak-anak.
“Meskipun penurunan angka pada tahun 2015 menggembirakan, angka pasien anak-anak yang terdampak efek negatif nikotin cair masih sangat tinggi,” ungkap Gary Smith yang juga menjabat sebagai direktur CIRP.
“Peraturan tambahan diperlukan,” tambah Smith.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok elektronik, peneliti merekomendasikan beberapa hal:
- Simpan dan jauhkanlah rokok elektronik dari jangkauan anak-anak. Dan jangan sekali-kali menyimpan rokok elektronik di tempat yang mudah dijangkau oleh anak.
- Jangan gunakan rokok elektronik di sekitar anak-anak. Hal ini dilakukan agar anak-anak tidak meniru kebiasaan buruk merokok elektronik.
- Isi ulang, besihkan dan buanglah produk cairan pada rokok elektronik di tempat yang aman. Jika memungkinkan, gunakan sarung tangan untuk menghindarkan kontak langsung kulit dengan nikotin cair. Bersihkan dengan seksama jika cairan tumpah.
- Bagi orang dewasa yang memiliki anak berusia di bawah 6 tahun dianjurkan untuk berhenti menggunakan rokok elektronik. [Mohamad Deny Irawan]





















