pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 3 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Uncategorised

Belajar Menjadi Jurnalis Bersama Tim Redaksi Majalah Gontor

Oleh Farah Khoirunnisa Mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam UNIDA Gontor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
5 years ago
in Uncategorised
0
Makna Berkurban dalam Perspektif Hadis (Bagian 2) Akhir

Qurban di Gontor Putri

BACA JUGA

Kunci Sukses dalam Hidup

Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

Wisuda Khatmil Qur’an dan Pengajian Akbar TPA Binaan UNIDA Gontor Ar-Raudhah Desa Beton Siman Ponorogo

TASREH: Tajammu’ dan Sarasehan Bersama IKPM Cabang Bogor

Anies Bertemu Sekjen Liga Muslim Dunia

Di tengah kegiatan kampus yang cukup padat, beberapa mahasiswi UNIDA Gontor Kampus Mantingan dari berbagai program studi mengikuti acara Pelatihan Jurnalistik yang dibimbing langsung oleh Dedi Junaedi dan Rusdiono Mukri, yang merupakan salah kedua dari Tim Redaksi Majalah Gontor. “Setelah acara ini, saya ingin lihat kelanjutannya seperti apa harus Anda pertanggungjawabkan,” ungkap Nurhadi Ihsan, Direktur UNIDA Gontor Kamus Putri, dalam sambutannya. Itu terjadi tiga tahun lalu. Tepatnya 25 Oktober 2018. Tulisan ini dibuat sebagai kenangan untuk membangkitkan kembali memory pelatihan jurnalistik.
Kala itu, Direktur Unida Nurhadi menambahkan, “Para mahasiswi kami ini rata-rata belum punya pengalaman di bidang jurnalistik. Sekian banyak kegiatan kok gak ada publikasinya, gak ada beritanya. Di unida pusat itu ada berita tapi yang aktif di IKPM. Saya pingin itu ada di mantingan biar anak-anak ini bisa mempublikasikan kegiatan-kegiatan mereka.” Ustadz Nurhadi berharap peserta pelatihan mampu menulis segala kegiatan yang ada dikampus 1, 2, 3, dan 5. Gontor Putri 1 berjumlah 4000 murid beserta gurunya, Gontor Putri 2 sebanyak 1500 dengan guru, Gontor Putri 3 sebanyak 3000 dengan guru, dan Unida beserta dosen seluruhnya berjumlah 1100. “Jumlah sebanyak ini kok adem ayem tidak ada beritanya? yang sudah ada dalam hal kepenulisan adalah UKM Writing Club, saya suruh menulis sebayak-banyaknya tentang karya sastra apa saja. Sedagkan yang berkaitan dengan jurnalistik belum pernah ada. Maka dari sini saya harapkan pelatihan jurnalistik ini mahasiswi kita bisa belajar menjadi jurnalis yang baik dan berkualitas.” Menurut Direktur Nurhadi, banyak anak-anak gontor yang bergerak di media. “Termasuk teman angkatan saya yang sekarang kepala pembinaan liputan 6 SCTV Mauludin Anwar.” Setelah diterima menjadi wartawan, dia tanya kenapa kok saya bisa menjadi wartawan? Setelah diterima dan dia tanya kepada divisi yang menginterview, diterimanya karena ia alumni gontor. Lha saya tanya kenapa alasannya begitu? Dia bilang karena alumni gontor dikenal terampil dalam berkomunikasi dan penguasaan bahasa dimungkinkan itu akan bermanfaat untuk kepentingan publikasi” sambut Nurhadi Ihsan, Direktur UNIDA Gontor Kampus Putri.
“Mohon maaf nih pak, ada hal penting yang harus saya sampaikan. Saya sangat kecewa sekali dengan anak-anak ini, masa ada pelatihan narasumbernya datang duluan dari pada pesertanya, gak malu kalian? Saya mau bilang karena beliau pernah belajar di gontor dan tau karakternya anak gontor ya saya seneni. Jadi, para wartawan itu harus punya disiplin yang tinggi, walaupun hidupnya gak jelas. Jadi kalo datang ngejar berita, dia pasti duluan. Katanya mau jadi wartawan, mana ada wartawan yang datang terlambat? lucu ndok… lucu. Bisa ketinggalan informasi kamu nanti,” tegas Ustadz Nurhadi waktu itu.
Tentang berita, Rusdiono Mukri, Wakil Pemimpin Redaksi Majalah Gontor itu menjelaskan bahwa berita merupakan sesuatu yang baru, sesuatu yang sedang terjadi, informasi yang sebelumnya tidak diketahui, informasi yang menarik minat masyarakat luas, juga fakta yang dilaporkan. Berita memiliki ukuran nilai kelayakan tersendiri, berbeda dengan tulisan-tulusan ilmiah seperti essay, opini, paper, dan lain sebagainya. Seorang wartawan harus memutuskan, meliput dan menulis berita berdasarkan pada beberapa nilai, diantaranya dalam hal ketepatan waktu, wartawan harus mampu menemukan serta menyelesaikan berita yang akan dipublikasikan dengan segera, aktualitas berita pun harus diperhatikan, apakah berita itu baru saja terjadi ataukah sudah basi. Jika terlambat, itu akan mengurangi nilai kelayakan sebuah berita.
Keganjilan, “Hal-hal yang ganjil atau aneh itu layak untuk diberitakan, seperti halnya kasus memasang kalimat tauhid di Bandara”, katanya ketika sedang menjelaskan. Kedekatan, hal-hal yang dekat dengan lingkungan sekitar seperti faktor geografis dan psikologis pun perlu diperhatikan. Tokoh penting, terkait hal ini yang perlu diperhatikan adalah ketika memilih seorang narasumber. “Kita harus lihat terlebih dahulu, siapa dia ? ada banyak perbedaan karakteristik pada tiap-tiap narasumber. Ada narasumber yang lancar bicaranya, ada pula yang terbata-bata, biasanya karena mencoba menyeimbangkan antara hal-hal yang perlu diketahui publik dan yang patut dirahasiakan oleh pihak tertentu” jelas Rusdi.
“Ada lagi hal penting yang harus diperhatikan, yaitu fokus. Semua informasi yang diperoleh dari lapangan pada dasarnya bisa dituangkan dalam tulisan. Namun, keterbatasan ruangan di media menghendaki wartawan untuk memilah informasi yang akan ditulis” lanjut Rusdi.
Tentang reportase, Dedi Junaedi, Redaktur Majalah Gontor memaparkan bahwa wartawan harus mampu melakukan proses pengumpulan fakta dan pengecekan data secara cermat. Wartawan kadang-kadang menyaksikan suatu berita sendiri, tapi yang lebih umum adalah mereka mengetahui rinciannya dari pihak lain yang mengalami sesuatu secara langsung atau yang merupakan pakar dalam topik itu. Di samping itu, dalam hal penelitian pun wartawan cenderung mengumpulkan lebih banyak informasi disbanding jumlah yang bisa mereka masukkan kedalam berita, tapi informasi itu selalu membantu mereka memahami kejadian atau isu yang sedang mereka liput. Terkadang, informasi latar belakang sangat penting untuk memberi arti lebih dalam pada berita.
“Terkait observasi di lokasi merupakan salah satu dasar bagi liputan yang baik. Wartawan menyaksikan sendiri kejadian-kejasian atau peristiwa sehingga mereka bisa menggambarkannya dengan akurat. Wartawan yang baik, ialah mereka yang menggunakan semua indera di lokasi kejadian”, lanjut Dedi menjelaskan.
Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk menjadi seorang jurnalis. Seorang wartawan perlu memerhatikan tata cara yang tepat dalam hal pencarian topik berita, pemilihan narasumber yang sesuai, serta tata cara kepenulisan sebuah berita yang layak dibaca publik. Wartawan menggunakan sumber utama maupun kedua. Sumber utama bisa berupa wawancara dengan orang yang punya pengalaman langsung dengan suatu kejadian atau topic, atau dokumen asli yang terkait dengan topik itu. Tetapi sebagai saksi, wartawan itu sendiri bisa juga menjadi sumber utama. Adapun sumber kedua mungkin berupa laporan tertulis berdasarkan pada dokumen asli tersebut. dalam kasus kebakaran, misalnya, orang yang rumahnya terbakar adalah sumber utama, begitu juga petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam upaya pemadaman. Sedangkan siaran pers yang dikeluarkan oleh dinas kebakaran keesokan harinya akan menjadi sumber kedua.
“Apa saja kesalahan yang sering terjadi didalam dunia jurnalistik yang mungkin bisa menjadi pelajaran bagi kami para mahasiswi yang mungkin juga berkeinginan menjadi seorang jurnalis ?” tanya salah seorang mahasiswi UNIDA, Tasya Amelia.
“Kesalahan wartawan yang biasa terjadi dalam dunia jurnalistik karena wartawan bekerja dengan ingatan, membuat asumsi sendiri, dan berhubungan dengan sumber tangan kedua. Hal ini meliputi keakuratan, wartawan harus melakukan cek dan cek ulang atas semua informasi yang mereka kumpulkan. Bahkan juga sering terjadi kasus politik dibalik tulisan yang akan atau bahkan telah dipublikasikan. Terkait hal ini, ada sesuatu yang perlu diwaspadai”, jawab Dedi.
Ada pula salah seorang mahasiswi Program studi Farmasi, Tembayatul Muhibah bertanya “Bagaimana menjadi seorang wartawan dengan background yang tidak sesuai dengan jurusan yang sedang kami ambil di UNIDA?”. “Saat menjadi seorang wartawan, wartawan tersebut akan ditempatkan diberbagai bidang liputan secara bergilir. Dari hal tersebut, akan dilihat kesesuaian dan kemahiran wartawan tersebut dalam meliput bidang apa” jawab Dedi, mantan redaktur Republika.
Cukup langka orang yang berminat untuk menjadi seorang jurnalis. Perlu adanya kehati-hatian dalam berfikir dan bertindak. Sangat jarang para jurnalis yang mengaitkan unsur islamisasi didalam berita yang diliputinya. Sekalinya ada, justru malah dianggap radikal. “Dengan acara pelatihan jurnalistik tersebut, saya mewakili panitia berharap agar para peserta yang bersungguh-sungguh dalam mengikuti acara tersebut mampu dimasukkan kedalam UKM baru yang akan dibentuk, yaitu ‘Jurnalistic Club’. Dan harapan kami yaitu bisa mewujudkan apa yang dikatakan Ustadz Nur Hadi Ihsan tadi,” jelas Nuzulia Farah, selaku Ketua Pelatihan Jurnalistik.







Share25Tweet16Send
Previous Post

Inggris Berisiko Merugi 372 Miliar Poundsterling dari Penanganan Pandemi

Next Post

Najib Razak Kritik Penanganan Covid-19 di Malaysia

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
umroh marbot bogor khadim wisata

Pemda Bogor Berangkatkan 103 Marbot dan Satgas Umrah via Khadim Wisata

0
PP IKPM Gontor Gelar Pelatihan Fiqih Jenazah Bersama PC IKPM Gontor Ponorogo dan FKTMD

PP IKPM Gontor Gelar Pelatihan Fiqih Jenazah Bersama PC IKPM Gontor Ponorogo dan FKTMD

0
Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

0
Pendidikan Usia Dini Tingkatkan Kepekaan Sosial

Jangan Durhaka pada Orang Tua!

0
Vespa, Sarung, dan Ziarah: Mahasiswa Unisma Peringati Hari Santri lewat Riding Religi

Vespa, Sarung, dan Ziarah: Mahasiswa Unisma Peringati Hari Santri lewat Riding Religi

0
Apel Tahunan Baitul Arqom Jember Undang KH Anang Rikza dan Dr Mariman Darto

Apel Tahunan Baitul Arqom Jember Undang KH Anang Rikza dan Dr Mariman Darto

2 November 2026
Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

Kiai Jamhari dan Wasiat Kemandirian Perempuan

2 November 2026
umroh marbot bogor khadim wisata

Pemda Bogor Berangkatkan 103 Marbot dan Satgas Umrah via Khadim Wisata

2 November 2026
PP IKPM Gontor Gelar Pelatihan Fiqih Jenazah Bersama PC IKPM Gontor Ponorogo dan FKTMD

PP IKPM Gontor Gelar Pelatihan Fiqih Jenazah Bersama PC IKPM Gontor Ponorogo dan FKTMD

2 November 2026
Pendidikan Usia Dini Tingkatkan Kepekaan Sosial

Jangan Durhaka pada Orang Tua!

2 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result