Rangkasbitung, Gontornews — Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung Banten, Selasa (12/5/2026), menerima kunjungan tim redaksi Majalah Gontor. Dalam kunjungannya tersebut, Pimpinan Darel Azhar, Dr KH Ikhwan Hadiyyin, berkenan mendampingi tim redaksi Majalah Gontor untuk berkeliling pondok dan memperlihatkan unit usaha pondok di bidang peternakan, sapi dan bebek petelur, serta kolam renang DAZ Syar’i Swimming Pool.
Dalam kunjungan ke Darel Azhar, Pemimpin Redaksi Majalah Gontor, Prof Dr Syamsuddin Arif, bersama Wakil Pemimpin Redaksi Dr Rusdiono Mukri bersama dengan tiga reporter mengamati secara langsung dinamika pendidikan, kehidupan santri, serta model pengembangan wakaf produktif yang dikembangkan oleh pesantren.
Dalam kesempatan itu, rombongan Majalah Gontor meninjau berbagai aktivitas santri di lingkungan pondok, sekaligus melakukan dokumentasi dan wawancara terkait pengelolaan unit-unit usaha pesantren yang berbasis wakaf produktif dan pemberdayaan ekonomi umat mulai dari peternakan sapi limousin, peternakan bebek petelur, pengolahan sawah dan DAZ Syar’i Swimming Pool.
“Keempat unit tersebut dikembangkan sebagai bagian dari visi kemandirian pesantren dan penguatan ekonomi berbasis wakaf produktif,” ungkap Kiai Ikhwan saat mendampingi kunjungan kru Majalah Gontor.
“Hasil dari unit-unit usaha tersebut diharapkan menjadi sumber khizanatullah yang menopang keberlangsungan pendidikan, pembangunan sarana, serta pengembangan dakwah dan kaderisasi di Pondok Modern Darel Azhar Rangkasbitung,” sambung Kiai Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tersebut.
Lebih lanjut, Kiai Ikhwan menyampaikan bahwa, di masa depan, pesantren tidak hanya dituntut unggul dalam pendidikan dan pembinaan akhlak, tetapi juga harus mampu membangun kemandirian ekonomi yang sehat, profesional, dan bernilai ibadah.
Kunjungan tim redaksi Majalah Gontor ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah antarpesantren serta menjadi media inspirasi bagi pengembangan wakaf produktif di lingkungan pesantren Indonesia.
“Pesantren harus terus bergerak menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Wakaf produktif adalah salah satu jalan menuju kemandirian dan keberkahan bersama,” tutup keterangan dari Sekretaris Pimpinan Darel Azhar Rangkasbitung. [Mohamad Deny Irawan]























