pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 13 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Debat Pilpres Ajang Adu Gagasan

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
4 January 2019
in Kolom
0
Menguji Janji Capres

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Jadi incumbent, ada untung, tapi ada ruginya. Apa untungnya? Pertama, dia populer. Hampir seratus persen rakyat mengenalnya. Tak perlu lagi mengenalkan diri tentang siapa dia. Kalau rakyat sudah kenal, tinggal bagaimana membuat rakyat simpati, lalu suka dan memilihnya kembali.

Kedua, media darling. Apapun yang dilakukan incumbent, sorot media akan membrandingnya. Tidak hanya kerja, keliling pakai Motor Gede dan bagi-bagi amplop juga akan diikuti media. Jalan-jalan di pantai tsunami aja viral.

Ketiga, bisa jualan hasil kerja. Lima tahun pasti banyak yang bisa ditunjukkan kepada rakyat. Terutama infrastruktur yang bisa dilihat langsung fisiknya. Misal jalan tol, tinggal hitung berapa kilometer. Ini bisa menghipnotis hati dan pikiran rakyat. Apalagi jika infrastruktur itu dibangun di daerah terpencil. Pasti jadi berita seksi. Rakyat akan mudah terpesona.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Keempat, bisa akses dana, fasilitas dan aparat untuk berkampanye. Hampir semua incumbent melakukan ini. Hanya bedanya, ada yang sembunyi-sembunyi dan masih punya rasa malu. Ada yang terang-terangan dan gak tahu malu.

Kelima, dengan kekuasaan di tangan, incumbent bisa tekan sana tekan sini. Bisa juga menggunakan strategi sandera untuk membungkam, atau mendapatkan dukungan. Dan masih banyak lagi keuntungan lainnya.

Lalu ruginya? Jika punya cacat atau melakukan kesalahan, lawan bisa membongkarnya. Apalagi jika kesalahan itu fatal. Ini akan jadi sasaran tembak yang bisa mematikannya.

Debat pilpres 2019 digelar tiga kali. Ditonton oleh hampir semua rakyat Indonesia. Pengaruhnya bagi suara pasti dahsyat. Di sinilah dua Paslon, Prabowo-Sandi vs Jokowi-Ma’ruf bertarung. Sebuah pertarungan yang riil dan disaksikan langsung oleh para pemilih.

Jokowi-Ma’ruf punya kesempatan untuk memamerkan hasil kerjanya selama hampir lima tahun mengelola pemerintahan. Bagaimana pasangan No 1 ini mampu membuat rakyat terpukau dengan semua yang telah dikerjakan untuk rakyat. Sambil menyindir penantangnya, bahwa Paslon No 2 belum punya hasil dan pengalaman menjadi presiden. Program baru belum bisa diukur dan dinilai, karena belum ada bukti. Inilah keunggulan incumbent atas lawannya.

Prabowo-Sandi sebagai penantang dituntut untuk bisa menawarkan program alternatif. Tentu harus lebih baik, lebih menarik dan lebih cerdas. Jika tidak, rakyat tak akan memilihnya. Untuk apa memilih yang baru kalau tidak ada sesuatu yang baru.

Selain menawarkan program baru yang lebih baik dan menarik, Prabowo-Sandi punya peluang untuk bertanya, mempertanyakan, bahkan membongkar cacat, kesalahan dan semua sisi buruk incumbent dalam mengelola pemerintahan. Jika Prabowo-Sandi bisa menunjukkan kesalahan-kesalahan fatal incumbent, ini akan jadi kartu mati buat Jokowi. Sehebat dan sebesar apapun prestasi orang, jika dibuka satu aibnya saja, hidupnya kelar. Apalagi jika aibnya banyak.

Kita masih ingat seorang tokoh yang tinggal selangkah lagi jadi menteri. Satu video dibuka, kelar karirnya. Seorang calon wagub, satu fotonya diunggah, ia pun mundur. Membuka aib dan cacat orang bisa menghancurkan semua prestasinya. Apalagi jika aib dan cacat itu banyak dan fatal. Soal integritas di mata rakyat selalu lebih tinggi nilainya dari hasil kerja dan prestasi apapun. Cacat integritas akan menghancurkan segalanya.

Bagi Prabowo-Sandi, ini peluang dan pintu masuk untuk mengkritisi incumbent. Sekaligus ini akan menjadi titik krusial dan paling menghawatirkan bagi Jokowi. Apalagi di titik ini incumbent punya banyak masalah yang bisa dijadikan sebagai sasaran tembak. Mungkin inilah yang menyebabkan kubu incumbent mengusulkan debat diwakili timses saja. Ada kesan malah mendorong acara debat ditiadakan.

Apa masalah itu? Pertama soal hukum. Kepada incumbent akan ditanya mengapa kasus Novel Baswedan tidak tuntas? Mengapa Habib Rizieq Shihab (HRS) ditersangkakan dengan 17 kasus pascademo Ahok? Mengapa saksi ahli video chat mesum dianiaya dan tidak ada penuntasan kasus hukumnya? Mengapa orang yang edit topi sinterklas Ma’ruf Amin langsung ditangkap, sementara Ade Armando juga melakukan hal yang sama, tapi bebas?

Mengapa Ahmad Dhani jadi tersangka ujaran kebencian, tapi tidak berlaku bagi oknum Ansor yang melakukan hal yang serupa? Mengapa persekusi kepada para ulama dibiarkan? Termasuk yang dilakukan oleh oknum kepala BIN daerah. Tidakkah itu pelanggaran hukum? Mengapa pelaku bom molotov di depan rumah Mardani Ali Sera dan di arena panggung 212 tak terungkap?

Kedua, soal janji. Prabowo-Sandi dipastikan akan menanyakan soal janji politik Jokowi di tahun 2014. Anda bilang tak akan impor beras, kedelai, ikan, sayur dan buah. Kenapa anda impor? Anda bilang tak akan menaikkan harga BBM, kenapa sudah 12 kali naik? Anda bilang kabinet ramping dan akan diisi mayoritas dari kalangan profesional, kenapa sekarang gemuk dan diisi oleh para politisi parpol? Anda bilang akan beli kembali Indosat, mana buktinya? Anda bilang akan produksi mobil Esemka, kenapa sampai sekarang belum? Sudah sebelas tahun anda diberi kesempatan, tapi belum juga terbukti. Anda bilang ekonomi di bulan Oktober-November tahun lalu akan meroket, mengapa jadi terpuruk? Anda janjikan 10 juta lapangan kerja, kenapa gak anda penuhi? Anda bilang dolar di masa kepemimpinan anda akan turun dan stabil di angka 10 ribu. Kenapa di atas 15 ribu? Anda janji akan membuat Pertamina lebih maju dari Petronas, mana buktinya? Anda janji negara tak akan hutang. Tapi kenapa tambahan hutangnya luar biasa besar?

Ketiga, soal demokrasi. Publik semua tahu bahwa media ketakutan untuk mengkritisi pemerintah. Hampir semua media tidak berani memberitakan sesuatu yang bisa merugikan anda. Kasus yang paling transparan dan kasat mata adalah Reuni 212. Hanya satu saja TV swasta yang berani menayangkan. Jawab yang jujur apakah anda sengaja menekan media untuk membunuh demokrasi? Akibatnya, peringkat Indonesia sebagai negara demokrasi merosot jauh, dari 48 menjadi 68 dari 167 negara. Orang memakai kaos dan atribut PKI bebas. Padahal TAP MPRS No 25 Tahun 1966 jelas melarangnya. Tapi kenapa orang pakai kaos dan atribut 2019GantiPresiden disweeping oleh oknum aparat, anggota legislatif dan ormas? Padahal mereka tidak melanggar aturan.

Hampir pasti semua pertanyaan di atas akan diajukan oleh Prabowo-Sandi saat debat pilpres. Ingat, debat tiga kali, ditonton hampir semua pemilih, dan sangat berpengaruh bagi rakyat untuk menentukan pilihan. Jika incumbent tidak bisa memberi jawaban yang meyakinkan rakyat, nasibnya kelar. Rakyat akan mengadili dengan cara tidak memilihnya.

Share16Tweet10Send
Previous Post

Anies: Taman Tebet Akan Ditata

Next Post

Apakah Pemanis Pengganti Gula Aman?

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result