pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 5 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Dirasah

Demokrasi ala Tradisi Pemerintahan Islam

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
8 years ago
in Dirasah
0
Demokrasi ala Tradisi Pemerintahan Islam

Oleh Soritua Ahmad Ramdani Harahap,  Mahasiswa Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor

Tanda kebangkitan tradisi pemerintahan Islam kembali mengemuka. Diakui maupun tidak, Islam adalah agama yang sempurna yang memuat berbagai macam persoalan kehidupan manusia, baik diungkapkan secara global maupun secara terperinci.

Secara substantif ajaran Islam yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW terbagi kepada tiga pilihan, yakni akidah, syariah dan akhlaq.





Ajaran Islam yang mengatur perilaku manusia, baik kaitannya sebagai makhluk dengan Tuhannya maupun dalam kaitannya sebagai sesama makhluk, dalam ranah fiqih atau ushul fiqih disebut dengan syariah. Sesuai dengan aspek yang diaturnya, syariah ini terbagi kepada dua, yakni ibadah dan muamalah. Ibadah adalah syariah yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya, sedangkan muamalah adalah syariah yang mengatur hubungan antarsesama manusia.

BACA JUGA

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Merawat Adab di Tengah Ragam Tradisi Pesantren

Walisongo dan Proses Islamisasi di Kepulauan Nusantara

Masjid sebagai Poros Utama Peradaban Islam

Pada gilirannya, kegiatan berdemokrasi sebagai salah satu bentuk dari hubungan antarsesama manusia, ia bukan merupakan bagian dari akidah, ibadah dan akhlak, melainkan bagian integrasi dari muamalah. Namun demikian, masalah demokrasi tidak bisa lepas sama sekali dari aspek akidah, ibadah, maupun akhlak, sebab menurut perspfektif Islam perilaku berdemokrasi harus selalu dihiasi oleh nilai-nilai akidah, ibadah dan akhlak.

Dalam bagian yang sangat komperensif, Islam telah menerangkan tentang aturan kegiatan dalam berdemokrasi dalam pemerintahan Islam. Ungkapan ini merupakan pernyataan yang melegitimasi bahwa Islam dengan Al-Qur’annya telah mengatur semua sistem dengan sangat sempurna.



Hal ini merupakan bukti bahwa Islam mampu mengimbangi perkembangan yang berlaku di kalangan umat manusia.

Dalam melaksanakan demokrasi haruslah diperhatikan keunggulan yang ada agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi umat. Salah satu keunggulan dari sistem demokrasi ialah adanya hak dan kewajiban bagi rakyat untuk mengontrol, mengawasi, menasihati, dan mengkritisi pemimpin yang berkuasa.

Keadaan seperti ini dapat membuka peluang emas bagi tegaknya ajaran amar ma’ruf nahi munkar dan membudayakannya sebagai sebuah acuan untuk saling mengingatkan satu sama lainnya. Amar ma’ruf nahi munkar merupakan pilar dan dasar agama yang paling utama dalam menjalankan misi kenabian agar dapat terlaksana dengan baik. Tanpa mengedepankan amar ma’ruf nahi munkar maka tujuan kerasulan akan sulit tercapai dengan baik, bahkan kesesatan dan kebodohan yang akan merajalela, serta kezaliman dan kerusakan menjadi sebuah tren budaya.

Maka dari itu, Islam mengaitkan budaya amar ma’ruf nahi munkar dengan keimanan dan menjadikannya sebagai salah satu sifat kaum mukmin yang perlu adanya sebuah pengembangan.

Berkaitan dengan ini, Allah SWT berfirman yang artinya:  Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan,sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Maha bijaksana. (QS. At-Taubah [9]: 71).

Ajaran Islam mengajarkan tentang pentingnya saling memberi nasihat dan mengingatkan satu sama lainnya dan amat perlu dijadikan tren di kalangan masyarakat saat ini. Orang yang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan orang yang pernah melakukan kesalahan dan setelah itu langsung memperbaikinya. Dari berbagai macam sifat orang besar adalah memiliki sifat jiwa yang besar. Salah satu tanda bahwa seseorang bisa disebut memiliki jiwa besar jika selalu siap untuk dikritik dan diberi nasihat.

Tegaknya ajaran amar ma’ruf nahi munkar dan membudayanya sikap saling mengingatkan memerlukan sebuah keberanian dan kesabaran di satu pihak dan kebesaran di hati pihak lainnya.

Hadirnya penguasa otoriter dan bengis, seperti Namrud, Fir’aun, dan lain-lain ialah akibat tidak adanya keberanian rakyat untuk memberikan nasihat kepada mereka. Namun demikian, hadirnya pemimpin yang kuat dan berwibawa sangat diperlukan, tetapi bukan yang ditakuti dan dibenci, apalagi yang suka memaksakan kehendak serta antikritik.

Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Pemimpin-pemimpin setelahku akan mengatakan (semaunya), tetapi tidak ada yang berani menolak perkataan mereka. Mereka mendongakkan kepalanya di dalam neraka sebagaimana kera mendongakkan kepalanya.” (HR Baihaqi)

Sistem demokrasi yang berlandaskan keadilan, kesetaraan, kebebasan, dan pengawasan rakyat, secara sistematis menumbuhkan keberanian di kalangan umat supaya mampu menasihati dan mengkritisi pemimpinnya. Melalui sistem ini, pihak yang dikritik mau tidak mau harus bersikap legowo dan menerima dengan senang hati atas setiap kritik konstruktif yang dialamatkan kepadanya.

Kesadaran masyarakat untuk saling memberi nasihat dan kritik yang sehat terhadap pemimpin merupakan ciri khas dari negara yang sehat. Negara yang sehat diyakini bisa memberi kesejahteraan lahir dan batin kepada rakyatnya. Oleh karena itu, pemimpin besar seperti al-khulafa’ ar-Rasyidin, bukan hanya siap menerima kritik, tetapi juga merasa sangat membutuhkan kritikan.

Dalam hal ini, khalifah kedua Sayyidina Umar bin Khattab mengatakan: “Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada siapapun yang menunjukkan kesalahanku”.

Dari ungkapan tersebut, kita menjadi tahu bahwa Islam telah meletakkan dasar-dasar tradisi demokrasi dan menerapkannya secara riil sejak awal lahirnya negara Islam pertama, dan jauh lebih dahulu daripada negara lainnya. Di negara Barat, sistem demokrasi merupakan produk dari pengalaman panjang dan hasil perjuangan selama bertahun-tahun dalam menghadapi penguasa zalim dan otoriter. Adanya watak demokrasi dan budaya menerima kritik dari rakyat sebagaimana yang dicontohkan Sayyidina Umar bin Khattab menyiratkan bahwa jabatan yang melekat pada seorang pemimpin adalah amanah yang harus dijalankan untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan.

Dalam alam demokrasi, suatu pemerintahan dibangun berdasarkan teori kontrak sosial, yaitu perjanjian antara pemerintah sebagai penyelenggara negara dan masyarakat.

Dalam sejarah pemerintahan Islam, kontrak sosial antara pemerintah dan rakyat dikenal dengan istilah baiat. Yaitu, janji setia rakyat bahwasanya mereka akan selalu sam’an wa tha’atan (patuh) kepada pemerintah sepanjang bukan persoalan dalam maksiat.

Di samping itu, pemerintah juga berjanji akan menegakkan keadilan, menjunjung tinggi hukum, dan berjalan sesuai dengan ketentuan al-Qur’an dan sunnah.

Maka dari itu, dalam hukum Islam sebuah perjanjian atau kontrak wajib ditepati. Siapa pun yang melanggarnya disebut sebagai pengkhianat serta memperoleh kehinaan di dunia dan akhirat kelak. []

Tags: DemokrasiKhalifah Umr
Share125Tweet78Send
Previous Post

AS akan Sisakan 200 Tentara di Suriah

Next Post

Kemenag Ingin Layanan Fast Track Bisa Dilakukan di 13 Embarkasi

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result