Jakarta, Gontornews- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengantongi sepuluh nama calon panelis debat kelima pilpres. Dalam hal ini KPU mengundang kelompok masyarakat seperti kelompok penggiat ekonomi mikro, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, pemerhati, aktivis dan ahli ekonomi yang bersentuhan langsung dengan tema debat nanti.
“Ini baru tahapan konfirmasi. Dari konfirmasi itu sudah ada hasilnya, mereka bersedia atau enggak. Rencananya panelis itu 11. Satu orang masih kita konfirmasi, 10 orang sudah menyatakan bersedia,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).
Di antaranya adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr Muhammad Arief Mufraini yang menjadi satu di antara pilihan KPU untuk menjadi calon panelis debat kelima pilpres nanti. “Undangan resminya sih belum. Dihubunginya sudah,”ungkap mantan Dekan FEB UIN Jakarta Dr Muhammad Arief Mufraini kepada Gontornews (5/4).
Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta khususnya dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada umumnya, karena dosen FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa terpilih menjadi calon panelis Debat Kelima Pilpres nanti. Adapun sepuluh nama calon panelis debat kelima nanti:
1. Rektor Universitas Airlangga, Prof. Muhammad Nasih
2. Guru Besar FEB Universitas Tanjungpura, Prof. Eddy Suratman
3. Dosen FEB UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Muhammad Arief Mufraini
4. Dekan FEB Universitas Diponegoro, Dr.Suhartono
5. Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi, Dr.Herman Karamoy
6. Dekan FEB Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, SE., M.Si
7. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Dr. Harif Amali Riva’i
8. Guru Besar ITB, Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono
9. Dosen Community Development Unika Soegijapranata Semarang, Tukiman Taruno Sayoga Ph.D
10. Direktur Eksekutif Indonesia Global Justice (IGJ) Rahmi Hertant.
[Muhammad Khaerul Muttaqien]






















