Jakarta, Gontornews — Direktur Utama Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, al-Ustadz Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi menutup perhelatan akhir tahun Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) yang bersamaan dengan berakhirnya rangkaian Workshop PKU UNIDA Gontor 2019. Ahad (22/12).
Acara dibuka dengan sambutan Dr. Henri Shalahuddin, Direktur Eksekutif INSISTS yang akan segera berangkat ke Turki. Beliau menekankan posisi INSISTS sebagai lembaga riset dengan visi dakwah, yang merupakan milik bersama umat Islam seluruh dunia, dan harus tetap setia pada kebenaran.
Sambutan berikutnya diberikan Direktur baru INSISTS, al-Ustadz Asep Sobari Lc, yang memantik kembali audiens terkait narasi peradaban Islam yang harapannya akan dihidupkan oleh INSISTS. Beliau menyitir sebuah ayat dalam Al-Qur’an sebagai ‘bocoran’ program INSISTS kedepan : QS Saba 15-17.
“Allah menjelaskan kunci jatuh dan bangunnya peradaban Saba, yaitu dengan bersyukur. Syukur artinya kemampuan mengoptimalkan segala potensi yang ada, sesuai dengan posisinya masing-masih. INSISTS memiliki orang-orang dengan kelebihan masin-masing. Maka menjadi tanggung jawab INSISTS adalah mengoptimalkan apa yang ada bagi yang terbaik dan tidak kufur nikmat,” jelas Direktur Eksekutif INSISTS.
Acara ditutup dengan pidato akhir tahun oleh Direktur Utama INSISTS sekaligus pembina PKU , Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi Hingga pukul 22.00 lebih. Seperti biasa pidato yang memukau para hadirin dengan paparannya mengenai Peradaban Islam, pondasi-pondasinya (ilmu, iman, amal), berbagai permasalahan yang menderanya, dan strategi-strategi yang diperlukan dalam membangun peradaban Islam kembali.
Hadirin yang berjumlah ratusan, hingga sebagian peserta rela lesehan di lantai dan bertahan hingga acara selesai. Padahal, sebagian besar peserta datang mulai dari pagi jam 08.00 pagi mengikuti simposium nasional di tempat yang sama. Maklum, karena Pidato Akhir Tahun INSISTS merupakan acara rutinan yang ditunggu-tunggu sebagai sarana refleksi kondisi keumatan satu tahun kemarin.
Semoga yang sedikit datang, termasuk rekan-rekan PKU, dapat menjadi pembawa cahaya ilmu untuk umat nantinya. Seperti yang Hasib Amrullah, M.Ud sampaikan dalam puisi penutup perhelatan. [Arif Setya Basuki]





















