Ngawi, Gontornews β Santriyah Kelas 5 KMI Gontor Putri Kampus 1Mantingan, Ngawi, menggelar acara spektakuler yang sangat dinanti-nantikan oleh penghuni Darussalam, yaitu Pagelaran Seni Mahakarya Drama Arena tepat pada hari Jumat (23/6/23) silam di Lapangan Aula Auditorium. Drama Arena bukan hanya sekedar pementasan seni biasa, melainkan pagelaran seni yang disusun secara menarik, dinamis, totalitas, dan merupakan salah satu wahana yang dipilih oleh PMDG dalam membentuk mental dan karakter serta mengimprovisasi bakat dan kemampuan santriyah. Adapun tema Drama Arena yang diusung pada tahun ini yaitu βTeguh pada jiwa Islami, menuju kesempurnaan ihsaniβ dengan ikonnya βAdventure in Indonesiaβ.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Pengasuh Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc, MAg, Wakil Direktur KMI Al-Ustadz H Arif Irfanuddin, Lc, seluruh asatidz, ustadzat, segenap tamu undangan, serta seluruh santriyah Darussalam. Penampilan marawis mengawali acara untuk menyambut para tamu, lalu diikuti dengan pembukaan MC dan pembacaan ayat suci Al-Qurβan. Selanjutnya, sambutan Ketua Drama Arena 5 2024, juga sambutan Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur. Pembukaan acara ditandai dengan alunan nada anklung yang dimainkan oleh seluruh guru senior dan segenap ustadzah.
Dalam sambutannya Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc, MAg, menyampaikan βDi pondok, kita mendidik anak-anak untuk melaksanakan seluruh kegiatan dengan jiddiyyah, diqqah, wa itqan. Dengan sungguh-sungguh, teliti, bagaimana menyempurnakan, bagaimana sebaiknya, dan bagaimana seharusnya. Ini kurikulum pondok, bukan hanya sekedar art show atau pagelaran seni,β ungkapnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa di pondok anak-anak dididik dengan pendidikan yang holistic (menyeluruh), bukan hanya pendidikan akademis, bukan hanya pendidikan ruhiyyah (ibadah), tetapi lebih dari itu. Ada pendidikan mental, organisasi, olahraga, kesenian, sehingga anak-anak harapannya bisa kembali ke masyarakat kelak dan menjadi mundziratu-l-qaum.
Alhamdulillah, Pagelaran Seni Drama Arena berjalan lancar hingga pengujung acara. Senyuman para mujahidah kelas 5 turut mewarnai suasana malam Drama Arena di semua penampilan yang berlandaskan nilai pondok. Harapannya, acara ini mampu menciptakan mahakarya yang spektakuler dengan dasar islamisasi seni, sehingga dapat tersampaikan dakwah Islam kepada seluruh tamu undangan yang menghadirinya. [Halilah/Multimedia Staf/Aya]






















