Kandahar, Gontornews — Duta besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Afghanistan terluka dalam ledakan bom yang juga menewaskan sedikitnya tujuh orang di kota Kandahar, Afghanistan tenggara.
Serangan pada hari Selasa (10/1), yang berlangsung selama pertemuan antara para pejabat senior dan diplomat dari kedutaan UAE, melukai 17 orang lain, termasuk Gubernur Kandahar.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri UAE mengatakan, “Serangan teroris yang mengerikan di Wisma Gubernur Kandahar mengakibatkan yang mulia Juma Mohammed Abdullah al-Kaabi, Duta Besar UEA untuk Republik Islam Afghanistan, dan sejumlah diplomat Emirat terluka.”
Utusan UEA dan Gubernur Kandahar terluka karena api akibat ledakan, kepala kepolisian Provinsi Kandahar Abdul Raziq mengatakan kepada kantor berita AFP.
Para diplomat yang berada di Kandahar untuk misi kemanusiaan, itu diharapkan untuk membuka sejumlah proyek bantuan UEA sebagai bagian dari program bantuan untuk Afghanistan.
Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.
Sebelumnya, juga pada hari Selasa, dua ledakan bunuh diri di dekat parlemen Afghanistan di Kabul menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 80 lainnya, dalam serangan yang diklaim oleh Taliban.
Dalam insiden terpisah juga pada hari Selasa, seorang pembom bunuh diri menyerang Provinsi Helmand selatan, menewaskan sedikitnya tujuh orang, menurut pejabat.
Target serangan adalah guesthouse yang digunakan oleh pejabat intelijen provinsi di Lashkar Gah, ibukota provinsi.
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan Helmand. [Rusdiono Mukri]





















