BACA JUGA
Yogyakarta, Gontornews – Duta Besar Inggris Untuk Indonesia, Moazzam Malik, menyanjung langkah pemerintah Indonesia dalam menanggulangi aksi radikalisme dan ekstrimisme di wilayahnya. Karena itu pula, peran aktif serta komitmen Indonesia dalam mewujudkan perdamain dunia tidak perlu dipertanyakan kembali.
“Banyak hal yang dapat dipelajari dari pengalaman Indonesia dibandingkan negara lain, khususnya dalam hal mengendalikan resiko ekstrimisme, resiko terorisme,” ungkapnya saat mengunjungi kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Cikini, Jakarta, Selasa (22/11).
“Jika Indonesia ingin memaikan peran penting di dunia, jangan hanya mengendalikan permasalahan dalam negeri saja,” terangnya.
“Indonesia juga harus mampu bekerjasama dengan Negara sahabat untuk mengendalikan masalah-masalah internasional karena tidak ada permasalahan internasional yang hanya dikerjakan oleh satu negara saja,” tambahnya.
Selain mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia, Moazaam juga menjajaki peluang kerjasama dengan salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, di bidang pendidikan.
“Saya berharap Muhammadiyah dapat menerjamahkan ilmu Islam dalam bahasa Indonesia agar dapat dipahami dan dimaknai oleh masyarakat muslim di Inggris. Karena ilmu agama khususnya mahasiswa Indonesia, lebih damai dan maju,” ungkapnya.
Pertemuan yang juga dihadiri ketua Majelis Pendidikan Tinggi , Penelitian dan Pengembangan Muhammdiyah, Lincolin Arsyad serta beberapa fungsionaris Muhammadiyah tersebut juga membicarakan tentang bagaimana cara agar mahasiswa Inggris dapat berbagi pengalaman dengan mahasiswa Indonesia ataupun sebaliknya.
“Kita sudah berdiskusi bagaimana cara untuk melakukan pertukaran akademik dari Inggris dan Indonesia. Saat ini sudah ada dua pelajar Inggris yang tengah belajar di sekolah dan Universitas Muhammadiyah Surakarta,” pungkas Moazzam. [Mohamad Deny Irawan]9




















