15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Ekonomi Syariah di Pilpres 2019

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
13 March 2019
in Wawancara
0
Ekonomi Syariah di Pilpres 2019

Jakarta, Gontornews–Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang. Berbagai pihak menilai ada yang menarik dalam kontestasi politik kali ini, karena kedua calon wakil presiden adalah pegiat dalam organisasi ekonomi syariah. Untuk mengetahui lebih detail mengenai ekonomi syariah di tahun politik ini, Wartawan Majalah Gontor Muhammad Khaerul Muttaqien berhasil mewawancarai Kepala Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Syariah  (CIBEST) Institut Pertanian Bogor Dr Irfan Syauqi Beik. Berikut petikan wawancaranya:

Ekonomi Syariah di tahun politik ini menurut Anda bagaimana?

Ekonomi syariah di tahun politik ini akan tetap berkembang. Melihat indikasi dan trend yang ada, ekonomi syariah baik di sektor riil syariah yaitu industri halal, sektor keuangan syariah maupun di sektor ekonomi sosial syariah yaitu ZISWAF trendnya positif. Institusi ekonomi syariah ini dalam perjalanannya telah melewati berbagai pemilu dan faktanya terus berkembang. Walaupun tentu masih banyak hal yang harus dipoles dan dikembangkan. Terlepas dari konstalasi dan pertarungan politik elit saya kira ekonomi syariah akan terus maju. Memang kalau melihat situasi yang ada tentu proses politik ini akan memiliki pengaruh lebih kepada apakah ekonomi syariah akan terakselerasi dengan lebih cepat lagi atau tidak. Kalau tumbuh dan berkembang tentu ekonomi syariah akan tumbuh dan berkembang. Tapi yang kita perlukan adalah akselerasi sehingga kita bisa mencapai pertumbuhan yang sangat tinggi eksponensial. Karena antara potensi dengan fakta hari ini memang terdapat kesenjangan yang sangat tinggi. Misalnya, potensi industri halal, halal tourism dan zakat itukan potensinya sangat besar tapi faktanya hari ini belum bisa mengoptimalkan peluang-peluang dari sektor-sektor tersebut. Bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi itu yang tentu memerlukan terobosan-terobosan. Salah satu terobosan itu adalah regulasi. Untuk melakukan terobosan dari sisi regulasi tentu ini terkait dengan peran pemerintah dan peran pemerintah itu ya tergantung setelah pilpres nanti. Saya berharap bahwa pemerintah hasil pilpres nanti secara serius menjadikan ekonomi syariah sebagai arus utama. 

Apakah ada harapan ekonomi syariah maju di masa yang akan datang?

BACA JUGA

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan  

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren Ramah Lingkungan

Masyarakat Indonesia Ingin Awali-Akhiri Ramadhan Bersama

Pentingnya Deep Literasi di Era Digital

Harapan ekonomi syariah maju tentu sangat besar. Jika kita melihat kedua Paslon itu track record cawapresnya luar biasa. Kiai Ma’ruf kita tahu beliau adalah tokoh ekonomi syariah. Bang Sandi kita juga tahu beliau punya rekam jejak pada pengembangan ekonomi syariah yang luar biasa. Keduanya juga aktif di berbagai organisasi ekonomi syariah. Seperti MES dan IAEI. Kalau dari sisi ini kita ada harapan, tinggal bagaimana keduanya bisa mewujudkan ide-ide dan gagasan-gagasan ekonomi syariah. Kiai Ma’ruf misalnya nanti bisa tidak beliau meyakinkan ring 1 nya karena kadang-kadang kan tidak semuanya pro terhadap ekonomi syariah. Kemudian kalau pasangan nomor 2 yang terpilih Bang Sandi bisa tidak memastikan bahwa Islamic Policy itu bisa dijabarkan menjadi suatu kebijakan yang bersifat kongkrit. Jadi tentu harapan saya ya kedua cawapres ini nantinya punya peran yang lebih besar di dalam pengembangan ekonomi syariah ke depan.

Di sektor apa saja yang harus dibenahi oleh pemerintah ke depan agar ekonomi syariah Indonesia bisa menjadi lebih maju?

Kalau berbicara di sektor apa yang harus dibenahi supaya ekonomi syariah berkembang menjadi lebih maju saya berharap tiga hal yang perlu dibenahi. Pertama, bagaimana meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah. Pemahaman terhadap ekonomi syariah kita harapkan bisa didorong dan diperkuat. Karena ini penting untuk memperbanyak jumlah masyarakat yang terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah. Kita sudah punya bis besar perbankan syariah tapi penumpangnya masih sedikit. Kita punya bis besar lembaga zakat tapi penumpangnya masih sedikit. Sekarang bagaimana memperbanyak penumpang. Dalam konteks ini kita perlu mengedukasi yang berkelanjutan. Presiden dan wakil presiden terpilih punya tugas untuk bagaimana mengedukasi pada level yang optimal.

Kedua, bagaimana memperkuat aspek kelembagaan ekonomi syariah termasuk interkoneksi antar sektor di dalam ekonomi syariah. Misalnya, bagaimana membangun ekonomi syariah di sektor riil katakanlah, halal food, halal tourism dan membuat interkoneksi kuat dengan industri keuangan syariah dan sektor ZISWAF. Jadi penguatan kelembagaan di tiga sektor ekonomi syariah ini menjadi sangat penting. Selain itu perlu juga bagaimana pemerintah mendatang membuat bank BUMN syariah yang besar. Ini juga PR. Perlu political will, perlu kebijakan yang lebih berpihak kepada pengembangan ekonomi syariah. Jadi kalau kita ingin memperbesar industri perbankan syariah maka kita harus punya bank BUMN syariah yang besar dan kuat. Di situlah peran negara menjadi sangat penting.

Ketiga, banyak sekali regulasi yang perlu untuk diperkuat. Misalnya, bagaimana memperkuat regulasi pengembangan industri halal. Ini harus clear arah dan kebijakannya. Sekarang kan arah kebijakannya masih baru pada tataran wacana dan belum pada tataran yang konkrit. Ini yang saya kira harus diperbaiki. Di sektor ZISWAF juga demikian misalnya regulasi wakaf Undang-Undang Wakaf No 41 Tahun 2004 itukan di dalamnya masih ada tumpang tindih antara fungsi Badan Wakaf Indonesia dengan Kementerian Agama yang harus diatasi dan diselesaikan sehingga pr pemerintah mendatang adalah bagaimana bisa menyelesaikan problem-problem di tingkat regulasi ini. Saran saya pemerintah harus punya konsen terhadap ekonomi syariah termasuk dalam penguatan regulasi. 

Apa harapan Anda di tahun politik ini khususnya untuk ekonomi syariah?

Saya berharap dalam kontestasi politik ini setiap kandidat memunculkan gagasan-gagasannya terkait ekonomi syariah. Ini menjadi sangat penting supaya kita bisa menilai dan melakukan evaluasi yang ada. Tentu saya berharap komitmen tentang ekonomi syariah muncul dalam dialektika isu-isu yang ada di dalam kontestasi dan debat capres-cawapres, karena dalam debat perdana Capres-cawapres gagasan tentang ekonomi syariah belum muncul. 

Apa saran Anda untuk masyarakat di pemilu kali ini agar ekonomi syariah lebih berkembang?

Masyarakat harus lebih kritis dalam menilai kapasitas, kompetensi, kinerja dan kualitas dari masing-masing Paslon. Saya menghimbau masyarakat jangan terlalu fanatik buta sehingga kemudian tidak bisa menilai secara objektif. Dalam memilih harus dinilai secara rasional sebenarnya Paslon seperti apa, bagaimana kinerjanya, jangan sampai memilih pemimpin tidak memakai logika. Menilai track record dan kinerja Paslon secara objektif sangat diperlukan. Saya harap masyarakat bisa menilai Paslon secara lebih objektif, lebih logis, lebih rasional dalam memilih Paslon dan perlu menilai konsepsi pembangunan ekonominya, kalau konsepsi pembangunan ekonominya tidak dilandaskan kepada prinsip syariah, maka kondisi perubahan itu akan sulit dilihat. Karena menghadapi situasi dan kondisi saat ini yang kita perlu adalah terobosan-terobosan yang di luar konteks teori ekonomi konvensional. Ini yang harusnya dimunculkan oleh para Paslon dan kita harus menilai seperti itu, jadi gunakan nalar kita dengan baik, gunakan pikiran kita dengan baik untuk mengevaluasi dan menilai secara objektif. Insyaallah akan ketemu pilihan yang terbaik kalau kita mau berfikir secara logis dan objektif. Jadi jangan tidak rasional. Saya melihat banyak hal yang tidak rasional di dalam kontestasi hari ini. Terus terang ini merisaukan saya karena sebenarnya ini membahayakan untuk demokrasi yang kita bangun dan juga untuk bangsa dan negara. Jadi jangan sampai memilih pemimpin itu tidak didasarkan dengan nalar yang baik. Ini yang saya kira harus dihindari. Mari kita gunakan nalar dan logika kita dalam menilai secara objektif para pemimpin yang ada. Salah satu item atau komponen dalam penilaian yang digunakan adalah komponen mengenai kebijakan ekonomi yang di dalamnya kita lihat apakah punya keberpihakan terhadap ekonomi syariah atau tidak. Ini yang saya kira harus dikritisi secara objektif oleh masyarakat.

Tags: Ekonomi Syariah
Share22Tweet14Send
Previous Post

Klaveren, Politikus Anti- Islam di Belanda Masuk Islam

Next Post

Kemenag Himbau Calon Jamaah Melunasi Biaya Haji

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result