Paris, Gontornews — Emmanuel Macron terpilih sebagai Presiden Prancis pada hari Ahad (7/5). Ia mengalahkan calon yang lebih populer, Marine Le Pen, nasionalis sayap kanan yang mengancam untuk menarik diri dari Uni Eropa.
Kemenangan Macron sagat mengejutkan. Ia maju dalam pemilihan dengan visi integrasi Eropa yang ramah bisnis.
Aljazeera menyebutkan, ini kemenangan empati yang menghancurkan dominasi partai-partai mainstream Prancis. Dan ini akan membawa kelegaan besar kepada sekutu Eropa yang khawatir akan terjadi pergolakan populis yang diikuti referendum (pemungutan suara) untuk keluar dari Uni Eropa sebagaimana dilakukan oleh Inggris.
Macron – mantan bankir investasi berusia 39 tahun, yang bertugas selama dua tahun sebagai menteri ekonomi namun sebelumnya tidak pernah memegang jabatan, akan menjadi pemimpin termuda Prancis sejak Napoleon. [Rusdiono Mukri]





















