10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 30 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Lingkungan

Enzim Penyibak Paradoks Metan Lautan

Oleh Dedi Junaedi, Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
26 February 2018
in Lingkungan
0
Enzim Penyibak Paradoks Metan Lautan

Tim MIT telah menemukan struktur enzim penghasil precursor metana pada mikroba laut. Temuan ini dapat menjelaskan rahasia paradoks  metana di lautan, sekaligus menjelaskanihwal pemanasan global.

Berbagai aktivitas industri dan pertanian menghasilkan sejumlah besar metana. Salah satu gas rumah kaca (GRK) yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Banyak bakteri juga menghasilkan metana sebagai produk sampingan dari metabolisme mereka. Secara alami, sejumlah metana berasal dari lautan. Ini fenomena yang telah lama membingungkan para ilmuwan karena tidak ada organisme penghasil metana yang tinggal dekat permukaan laut.

Sebuah tim peneliti dari MIT dan University of Illinois di Urbana-Champaign telah membuat sebuah penemuan yang dapat membantu menjawab ihwal paradoks metana lautan ini. Pertama, mereka mengidentifikasi struktur enzim yang dapat menghasilkan senyawa antara –biasa dikenal sebagai precursor—yang kelak diubah menjadi metana. Kedua, mereka menggunakan informasi tersebut untuk menunjukkan bahwa enzim ini ada pada beberapa mikroba laut yang paling melimpah. Mereka percaya bahwa senyawa ini kemungkinan menjadi sumber gas metana dilepaskan ke atmosfer di atas lautan.

Metana hasil laut menghasilkan sekitar 4 persen dari total GRK yang dibuang ke atmosfer. Pemahaman yang lebih baik dari mana asal metana ini dipercaya dapat membantu ilmuwan memperhitungkan perannya dalam perubahan iklim. Demikian tesis peneliti MIIT.

BACA JUGA

Kemendagri: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pentingnya Pengelolaan Limbah untuk Kelestarian Lingkungan

WMO: Perubahan Iklim ‘Sah’ Ancam Kehidupan Manusia

Copernicus Catatkan Rekor Suhu Permukaan Laut Global

Suhu Esktrem di Irak Tembus 51 Derajat Celcius

“Memahami siklus karbon global sangat penting, terutama saat membicarakan perubahan iklim,” kata Catherine Drennan, seorang profesor biokimia  MIT dan Howard Hughes Medical Institute Investigator. Darimana sebenarnya metana berasal? Bagaimana cara penggunaannya? Serta memahami fluks alami metan lautan adalah informasi penting yang menjadi pertanyaan penelitian mereka.

Drennan dan Wilfred van der Donk, seorang profesor kimia di University of Illinois di Urbana-Champaign, adalah penulis senior makalah  yang terbit dalam jurnal Science  edisi  7 Desember 2017. Penulis utamanya adalah David Born, seorang mahasiswa pascasarjana di MIT dan Harvard University, dan Emily Ulrich, seorang mahasiswa pascasarjana di University of Illinois di Urbana-Champaign.

Memecahkan Misteri

Banyak bakteri menghasilkan metana sebagai produk sampingan dari metabolisme mereka. Namun, sebagian besar bakteri ini biasa hidup di lingkungan yang kekurangan oksigen seperti laut dalam atau saluran pencernaan hewan. Alias tidak di habitat dekat permukaan laut.

Beberapa tahun yang lalu, Van der Donk dan William Metcalf, koleganya di University of Illinois, menemukan petunjuk yang mungkin dapat membuka misteri metana laut: Mereka menemukan sebuah enzim mikroba yang menghasilkan senyawa methylphosphonate (MP), yang dapat dikonversi menjadi metana ketika molekul fosfat dibelah darinya. Enzim ini ditemukan dari mikroba yang disebut Nitrosopumilus maritimus, yang tinggal di dekat permukaan laut, namun enzim tersebut tidak mudah diidentifikasi dalam mikroba laut lainnya seperti yang diharapkannya.

Tim Van der Donk mengetahui urutan genetik enzim, yang dikenal sebagai methylphosphonate synthase (MPnS), yang memungkinkan mereka untuk mencari versi lain dari genom mikroba lainnya. Namun, setiap kali mereka menemukan kecocokan potensial, enzim tersebut ternyata merupakan enzim terikat yang disebut hydroxyethylphosphonate dioxygenase (HEPD), yang menghasilkan produk yang sangat mirip dengan methylphosphonate, namun tidak dapat dibelah untuk menghasilkan metana.

Van der Donk meminta Drennan, ahli dalam menentukan struktur kimia protein, jika dia bisa mencoba untuk mengungkapkan struktur MPnS, dengan harapan akan membantu mereka menemukan lebih banyak varian enzim pada bakteri lain.

Untuk menemukan strukturnya, tim MIT menggunakan kristalografi sinar-X, yang mereka lakukan di ruangan khusus tanpa oksigen. Mereka tahu bahwa enzim tersebut memerlukan oksigen untuk mengkatalisis produksi methylphosphonate, jadi dengan menghilangkan oksigen, mereka bisa mendapatkan snapshot dari enzim karena terikat pada reaksi pasangan yang diperlukan, sebelum reaksinya berjalan.

Para peneliti membandingkan data kristalografi dari MPnS dengan enzim HEPD terkait dan menemukan satu perbedaan kecil namun kritis. Di situs aktif kedua enzim (bagian protein yang mengkatalisis reaksi kimia), ada asam amino yang disebut glutamin. Di MPnS, molekul glutamin ini berikatan dengan besi, kofaktor yang diperlukan untuk produksi methylphosphonate. Glutamin tetap dalam orientasi pengikatan besi oleh asam isoleucine besar yang berada di bawah glutamin di MPnS. Namun, pada HEPD, isoleusin digantikan oleh glisin, dan glutamin bebas untuk mengatur ulang sehingga tidak lagi terikat pada zat besi.

“Kami mencari perbedaan yang akan menghasilkan produk yang berbeda, dan itulah satu-satunya perbedaan yang kami lihat,” kata Born. Selanjutnya, para peneliti menemukan bahwa mengubah glisin di HEPD menjadi isoleucine cukup untuk mengubah enzim menjadi MPnS.

Enzim yang Melimpah

Dengan mencari database urutan genetik dari ribuan mikroba, para peneliti kemudian menemukan ratusan enzim dengan konfigurasi struktural yang sama terlihat pada enzim MPnS aslinya. Selanjutnya, semua ini ditemukan di mikroba yang hidup di laut, dan satu ditemukan pada strain mikroba laut yang sangat melimpah yang dikenal sebagai Pelagibacter ubique.

“Hasil menarik ini didasarkan pada penelitian sebelumnya yang terkait yang menunjukkan bahwa metabolisme methylphosphonate dapat menyebabkan pembentukan metana di lautan beroksigen. Karena metana adalah gas rumah kaca yang ampuh dengan sumber yang kurang dipahami dan tenggelam di permukaan laut, hasil penelitian ini akan memfasilitasi pemahaman yang lebih komprehensif tentang siklus methylphosphonate di alam, ” jelas David Karl, seorang profesor oseanografi di Universitas dari Hawaii, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Masih belum diketahui apa sebenarnya fungsi  enzim MPnS dan produk katalisnya dalam bakteri laut. Metilfosfonat diyakini dimasukkan ke dalam molekul lemak yang disebut fosfonolipid, yang mirip dengan fosfolipid yang membentuk selaput sel.

“Fungsi fosfonolipid ini tidak mapan, meski sudah diketahui sekitar puluhan tahun. Itu pertanyaan yang sangat menarik untuk dicari jawabannya, ” kata David A Born. “Sekarang kita tahu mereka diproduksi dalam jumlah banyak, terutama di lautan, tapi sebenarnya kita tidak tahu sebenarnya apa yang mereka lakukan atau bagaimana mereka menguntungkan pertumbuhan organisme sejenisnya.”

David A Born

Pertanyaan kunci lainnya adalah bagaimana produksi metana oleh organisme ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di lautan, termasuk suhu dan polusi seperti limpasan pupuk anorganik.

“Kita tahu bahwa pembelahan methylphosphonate terjadi ketika mikroba kekurangan fosfor, tapi kita perlu mencari tahu nutrisi apa yang terkandung dalam hal ini, dan bagaimana yang terhubung dengan pH lautan, dan bagaimana kaitannya dengan suhu lautan, ” tambah Drennan. “Kami membutuhkan semua informasi itu untuk bisa memikirkan apa yang sedang kami lakukan, jadi kami bisa membuat keputusan cerdas untuk melindungi lautan.”

Berjudul Structural basis for Methylphosphonate Biosynthesis, penelitian David A Born dan koleganya didanai oleh National Institutes of Health dan Howard Hughes Medical Institute.

Dedi Junaedi

 

Tags: GRKLautanMetanParadok
Share51Tweet32Send
Previous Post

Saudi Bantah Izinkan Wilayahnya Masuk Jalur Penerbangan Air India-Israel

Next Post

Alumni Madinah Tolak Internasionalisasi Haramain

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

25 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

0
UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

0
Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

0
Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

0
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

0
Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

29 July 2026
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

27 July 2026
UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

27 July 2026
Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

26 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.📌 Kontribusi seikhlasnya
📌 Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
📌 Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
✅ Logo Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Sosial Media (jika ada)📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.📖 Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
📚 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.📌 Yang ditampilkan:
✅ Logo/Nama Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Media Sosial (jika ada)💚 Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result