Ankara, Gontornews — Turki akan menerima sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia pada bulan Juli.
“Mudah-mudahan, kami akan mulai menerima sistem pertahanan udara S-400, yang kami pesan, bulan depan,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan pada pertemuan kelompok partainya di parlemen, Selasa (25/6).
“Masalah S-400 adalah masalah yang berhubungan langsung dengan kedaulatan kami, dan kami tidak akan mundur,” tambahnya seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Erdogan telah berjanji untuk menggunakan hubungan baiknya dengan Donald Trump untuk meredakan ketegangan antara kedua pemerintah ketika mereka bertemu di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang akhir pekan ini.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Turki meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena pembelian S-400, yang Washington katakan akan membahayakan peran Turki dalam program jet tempur F-35 dan dapat memicu sanksi.
Menguraikan masalah zona aman yang diusulkan Turki di Suriah utara, Erdogan mengeluh bahwa lawan bicaranya di luar negeri tidak mengambil langkah positif untuk tujuan ini meskipun ada janji-janji mereka. Dia mengatakan bahwa Ankara siap menyediakan infrastruktur di sana.
Dalam pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat, Erdogan mengatakan, Trump telah mempertimbangkan gagasan zona aman beberapa kali, tetapi mereka belum mencapai kemajuan. Hal yang sama berlaku untuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan juga pejabat Saudi, tambahnya. [RM]























