Rize, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki saat ini memiliki 8,4 juta mahasiswa. “Sistem pendidikan tinggi sudah mencapai tingkat lanjutan. Kami meningkatkan jumlah universitas dari 77 menjadi 207. Izinkan saya memberi tahu Anda: Kami jauh di depan Jerman,” kata Erdogan, Jumat (12/2).
Dia menambahkan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel “sangat terkejut” ketika dia mengatakan Turki memiliki 8,4 juta mahasiswa.
Berbicara pada upacara pembukaan Universitas Recep Tayyip Erdogan di Provinsi Rize, Laut Hitam, Erdogan mengatakan Turki menempati peringkat pertama jumlah akses ke universitas di Eropa dalam hal jumlah mahasiswa.
Ia menyebutkan, pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk pendidikan dari 2,5 miliar Lira Turki menjadi 36 miliar lira tahun ini.
“Sistem pendidikan tinggi Turki telah mencapai tingkat yang lebih tinggi dengan investasi yang kami lakukan pada infrastruktur dan sumberdaya manusia,” katanya dikutip Hurriyetdailynews.com.
Tapi sayang kata Erdogan, ada kelompok masyarakat di Turki yang tidak suka melihat perkembangan dan kemajuan di negaranya sendiri.
“Ada kelompok yang melihat setiap perkembangan positif dan menguntungkan di negaranya sebagai sebuah mimpi buruk. Mereka tidak nyaman,” kata Erdogan.
“Saya tidak tahu apakah ada orang lain di dunia yang selalu berharap bencana di negaranya sendiri dan menikmati setiap bencana,” tambahnya. []























