Amsterdam, Gontornews –Regulator obat Uni Eropa, Kamis (25/3/2021), mengatakan bahwa panel keamanannya akan membahas lebih lanjut kasus pembekuan darah yang dikaitkan dengan vaksin Covid-19. Rencananya, panel ahli European Medicine Agency (EMA) akan berkumpul pada 29 Maret 2021 mendatang.
Selain panel ahli medis internal, EMA juga mengundang pakar medis eksternal dan dua perwakilan publik untuk memberikan pandangan mereka. Sebagai informasi, sejumlah negara Eropa menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca setelah mengonfirmasi kasus pembekuan darah pasca menerima suntikan dosis vaksin.
EMA berharap para ahli memberikan pandangan mereka mengenai kemungkinan penyebab pembekuan, bagaimana hal tersebut terjadi serta kemungkinan risiko kesehatan lain.
Sebelumnya, Reuters melansir EMA dan WHO mendukung keamanan vaksin pekan lalu. Namun, sebuah jajak pendapat menunjukkan masyarakat Eropa terpukul dengan penangguhan vaksin AstraZeneca oleh 17 negara. Beberapa negara bahkan terpaksa menunda penggunaan vaksin menyusul adanya laporan pembekuan darah pada penerima vaksin.
Komite Asesmen Risiko Farmakovigilans (PRAC) EMA telah melakukan peninjauan dan berkelanjutan mengenai dugaan pembekuan vaksin ini. Termasuk temuan kasus pembekuan darah yang jarang terjadi pada otak.
PRAC akan mengeluarkan rekomendasinya tentang penggunaan vaksin AstraZeneca sekitar tanggal 6 atau 9 April 2021 mendatang.
Perusahaan farmasi AstraZeneca pun mengklaim jika mereka tidak menemukan risiko penggumpalan darah yang lebih tinggi pascapenggunaan vaksin. [Mohamad Deny Irawan]





















