Andes, Gontornews – Sebuah pernyataan tegas yang dipaparkan seorang jurnalis The New York Times, Eli Rosenberg, menyatakan bahwa puncak Everest bukanlah puncak gunung tertinggi dunia. Menurutnya, puncak gunung tertinggi di dunia adalah puncak gunung Chimborazo di Ekuador.
Science Alert menjelaskan bahwa gunung Chimborazo adalah gunung berapi yang merupakan bagian dari pegunungan Andes di Ekuador. Gunung Chimborazo diketahui memiliki tinggi 6.248 meter di atas permukaan laut (mdpl) jauh mengungguli ketinggian puncak gunung Everest yang ‘hanya’ 2.600 mdpl.
Selain itu, gunung Chimborazo berada tepat di pinggang bumi sebelah Timur. Berbeda dengan puncak Everest yang melintang 28 derajat ke sebelah Utara. Menurut sebuah laporan, Everest membentang sejauh 6.382 kilometer dari pusat Bumi. Sedangkan, Chimborazo membentang seluas 6.384 kilometer atau selisih 3,2 km lebih tinggi dari pada Everest.
Meski demikian, tidak banyak orang yang mampu menaklukkan Everest dari pada Chimborazo. Menurut Rosenberg, anda membutuhkan 10 hari untuk sampai ke puncak Everest, 6 minggu masa penyesuaian diri serta memanjat selama sembilan hari untuk menuju ke puncak. Berbeda dengan Chimborazo, anda membutuhkan dua minggu untuk melakukan proses antiklimatisasi dan hanya membutuhkan 2 hari untuk mendaki.
Hanya saja, jika penghitungan ketinggan puncak gunung didasarkan pada ketinggian gunung dari permukaan laut, Everest dan Chimborazo tidak ada apa-apanya ketimbang Gunung Aconcagua di Argentina yang memiliki ketinggan 6.691 meter di atas permukaan laut.
“Jika anda sudah membuat rencana untuk mendaki gunung Everest dan menempatkan nama anda setara dengan Sir Edmund Hillary, jangan takut, karena anda, masih dapat mendaki gunung tertinggi di dunia. Setelah itu, anda mungkin perlu mendaki Chimborazo karena pendakian itu akan tampak seperti berjalan-jalan di taman,” kata Science Alert.
Tertarik untuk melakukan pendakian? [Mohamad Deny Irawan]





















