Jakarta, Gontornews–Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI (GNPF-MUI) mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar turut serta mendukung aksi damai menuntut penegakan hukum atas penistaan al-Qur’an yang akan digelar pada Jum’at 4 November 2016.
Sebagai bentuk dukungan, GMNF MUI menghimbau kepada umat Islam supaya ikut membanjiri sosial media sejak Senin 31 Oktober 2016 dengan membuat hashtag #AksiBelaQuran.
Kemudian, lanjut seruan itu, aksi puncaknya pada tanggal 4 November 2016, umat Islam supaya mengganti hashtag #TangkapAhok.
“Mohon partisipasinya dari seluruh kaum Muslimin dan Muslimat, Jazakallahu Khoiran katsiro,” tulis pesan yang diterima Gontornews.com.
Sebelumnya, perwakilan GNPF MUI KH Bachtiar Nasir mengatakan bahwa aksi ini bukan sara dan politik pilkada tapi ini aksi penegakan huukum yang menuntut supaya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap terkait kasus penistaan agama, beberapa waktu lalu.
Dalam aksinya, puluhan ribu masa yang diperkirakan datang dari berbagai wilayah di Indonesia ini akan melakukan long march dari Masjid Istiqlal menuju istana Negara.
“Sungguh ini adalah aksi damai, tidak bernuansa politik, tetapi semata-mata untuk menuntut penegakan hukum dan keadilan atas kasus penodaan al-Qur’an oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),” ujar KH Bachtiar dalam siaran persnya.
Aksi masa Islam ini masih berkaitan dengan pernyataan Ahok dalam pidatonya di hadapan warga Kepulauan Seribu, pada (27/9) lalu. Ahok mengatakan ‘Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu enggak pilih saya. Dibohongin pakai surat Al Maidah ayat 51, macam-macam itu,” kata Ahok. [Ahmad Muhajir]




















