Yogyakarta, Gontornews – Apa itu mural? Anda yang belum mengetahui arti istilah mural, tanyakanlah kepada Iqbal Maulana alias Ibenk. Sebab, alumnus Pondok Modern Gontor 2009 asal Lampung ini, kini menggeluti dunia mural.
Bersama sejumlah alumni Gontor lainnya, ia mendirikan usaha mural. “Saya membentuk tim mural ini bersama rekan-rekan lintas marhalah (angkatan) yang aktif di bidang kesenian dan keterampilan waktu di Pondok,” ujar Ibenk.
Ia menjelaskan, istilah “mural” berasal dari bahasa Latin yaitu “murus” yang artinya dinding. Mural adalah lukisan besar yang dibuat untuk mendukung ruang arsitektur. Dengan kata lain, mural adalah lukisan yang dibuat di dinding atau menggunakan media dinding.
“Ada juga yang menyebutnya wall painting. Kalau saya pribadi, untuk lukisan yang mendukung ruang interior saya lebih senang menyebutnya wall painting atau lukisan dinding,” terang Ibenk.
Ia menyebutkan, fungsi mural secara umum memberi nilai estetik (keindahan) pada suatu ruangan atau tempat tertentu. “Seni mural kini sedang menjadi tren di tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang seperti mal, hotel, kafe, tempat rekreasi, bahkan sekolah-sekolah di Jogjakarta juga menggunakan mural untuk menghiasi pagar sekolahnya,” papar Ibenk yang pernah beberapa kali menyandang gelar juara lomba seni mural.
Ibenk banyak menerima order untuk membuat lukisan mural di kafe, kantor, tempat rekreasi dan sekolah. “Umumnya proses pengerjaan mural tidak dibatasi jam kerja, tidak mesti harus pagi sampe siang atau dari siang sampe sore. Selama ini, Alhamdulillah saya diberi keleluasaan waktu untuk mengerjakan mural tersebut, yang penting sesuai kontrak kerjanya. Biasanya saya mengerjakannya pada malam hari,” ujarnya.
Mengapa malam hari? Alasannya, kalau malam tidak banyak gangguan seperti suara bising, lalu lalang orang, dan tidak banyak orang melihat. “Konsentrasi saya terganggu kalau banyak yang melihat. Padahal sulit mengerjakan mural karena medianya besar dan butuh konsentrasi penuh,” jelas Ibenk.
Alasan lain mengerjakan mural di malam hari, lanjut Ibenk, imajinasi dan ide-idenya lebih terbuka di waktu malam. “Saya lebih bisa menghayati ketimbang mengerjakan di waktu pagi atau siang hari. Bikin mural melibatkan emosi. Segala macam gangguan kadang-kadang mempengaruhi emosi, jadi saya kerjakan pas waktu tenang dan tidak banyak gangguan biar hasilnya lebih maksimal,“ papar Ibenk.
Anda tertarik untuk menghiasi rumah atau tempat usaha dengan mural? M Iqbal Maulana Nugraha alias Ibenk bisa dihubungi di 0857-5671-7755 atau email [email protected]. [Yuzaq Ardian/Al Hafidh]






















