Bogor, Gontornews – Kamis (12/2/2026), Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menyelenggarakan pentas “Haflah Tilawatil Qur’an ke-4”. Kegiatan yang digelar di Masjid Al Haris Kompleks SIT Insantama Leuwiliang ini diikuti 35 siswa. Terdiri dari 21 siswa ikhwan dan 14 akhwat, acara berlangsung khidmat.
“Usai acara ini para siswa peserta Haflah akan segera masuk ke kelas Tahfizh,” ujar Ketua Yayasan Amanah Insantama Leuwiliang, Ustadz H Ir Ahmad Soim, saat memberikan kata sambutannya pada acara yang dihadiri oleh para siswa, orang tua/wali murid, dewan guru, dan para undangan.
Ia menuturkan, program Tahsin di SIT Insantama Leuwiliang dibatasi hanya sampai kelas 5 untuk siswa SDIT dan kelas 8 untuk siswa SMPIT. Setelah program Tahsin para siswa mengikuti program Tahfizh.
“Program Tahsin kita batasi waktunya agar anak-anak memiliki hafalan Qur’an setelah mereka lulus dari sekolah ini,” papar Ustadz Soim.
Alumnus IPB University ini menyebutkan, untuk mengikuti program Tahfizh bisa dilakukan melalui dua jalur. Pertama, melalui Khotmul Qur’an. Kedua, melalui Haflah Qur’an. “Melalui dua jalur ini, semua siswa dijamin mempunyai hafalan Qur’an,” kata Ustadz Soim.
Pada kesempatan itu ia memberikan apresiasi kepada para siswa yang dengan antusias mengikuti Haflah Qur’an agar bisa masuk ke kelas Tahfizh. []





















